• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Nanoemulsi Ekstrak Daun Moringa Oleifera Lamk Se- Bagai Bahan Aktif Pembuatan Serum

    Thumbnail
    View/Open
    19612082.pdf (230.8Kb)
    Date
    2023
    Author
    Hudiya, Hanna
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Radikal bebas dapat menimbulkan masalah pada kulit seperti kulit kusam dan gelap, serta dapat mengakibatkan gelaja penuaan dini. Radikal bebas dapat di- tangkal dengan pemberian senyawa antioksidan. Antioksidan alami dapat ditemukan pada tanaman, salah satunya tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk, MoL) terutama pada daunnya. Untuk mendapatkan aktivitas antioksidan yang opti- mal dari daun kelor, dapat dibuat menjadi sediaan nanoemulsi. Sediaan nanoemulsi ekstrak daun kelor dapat dibuat menggunakan metode Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEEDS) dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Tahapan penelitian ini meliputi ekstraksi daun kelor dengan maserasi, uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, uji skrining fitokimia, analisis senyawa metbolit sekunder menggunakan LC-MS/MS, formulasi sediaan nanoemulsi ekstrak daun kelor, dan karakterisasi sediaan nanoemulsi meliputi uji pH, uji transmitansi, uji viskositas, uji stabilitas, uji ukuran partikel dengan PSA, uji antioksidan dengan metode DPPH, dan uji iritasi. Hasil penelitian diperoleh rendemen 5,3%. Aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor sebesar 78,508 ppm. Senyawa utama pada ekstrak daun kelor yaitu kaempferol dan quesertin. Formula sediaan nanoemulsi ekstrak daun kelor dibuat dengan mengkombinasikan ekstrak daun kelor, tween 20, PEG 400 dan capryol 90. Ekstrak daun kelor dibuat tiga formula. Formula pertama yang paling baik dan stabil dengan pH 5 yang aman digunakan pada kulit, viskositas 93,02 cP, % transmitansi sebesar 96,1%, ukuran partikel 201,7 nm, distribusi uku- ran partikel 0,341, dan tidak menunjukkan gejala iritasi pada hewan uji coba. Ak- tivitas antioksidan sediaan nanoemulsi sebesar 723,949 ppm. Berdasarkan penelitian ini, sediaan nanoemulsi ekstrak daun kelor tidak berpotensi menjadi ba- han aktif pembuatan serum karena memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/47627
    Collections
    • Chemistry [794]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV