Show simple item record

dc.contributor.authorSulusiah, Fadila
dc.date.accessioned2024-02-19T02:05:47Z
dc.date.available2024-02-19T02:05:47Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/47500
dc.description.abstractMedia sosial Tiktok merupakan salah satu produk kemajuan teknologi yang banyak diminati oleh semua kalangan, termasuk mahasiswa. Namun, penggunaan TikTok berlebihan bisa berakibat buruk terhadap mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial TikTok terhadap fear of missing out pada mahasiswa. Subjek penelitian ini berjumlah 309 mahasiswa, dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan, dengan rentang usia 18-25 tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling, yaitu purposive sampling. Penelitian menggunakan skala online fear of missing out (On-FoMO) milik Sette dkk. (2019) dan skala intensitas penggunaan media sosial milik Ellison dkk. (2007). Data dikumpulkan melalui survei online dan dianalisis menggunakan teknik pengujian analisis statistik regresi linear sederhana pada aplikasi Jamovi versi 2.3.12. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh antara intensitas penggunaan media sosial TikTok terhadap fear of missing out semakin tinggi tingkat intensitas penggunaan media sosial TikTok maka semakin tinggi tingkat fear of missing out yang dialami mahasiswa.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFear of Missing Out (FOMO)en_US
dc.subjectIntensitas Media Sosialen_US
dc.subjectTikToken_US
dc.titleIntensitas Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Fear of Missing Out Pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19320076


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record