• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH DESAIN BUKAAN SEBAGAI OPTIMALISASI SIRKULASI UDARA DALAM RUANG )Studi Kasus: Masjid Nurul Huda Purbayan, Kotagede)

    Thumbnail
    View/Open
    016 SAKAPARI 12_Muhammad Agytia Syahriza, Agus Setiawan, Nopita Suryanti.pdf (972.6Kb)
    Date
    2023-09-21
    Author
    Syahriza, Muhammad Agytia
    Setiawan, Agus
    Suryanti, Nopita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tingginya kepadatan penduduk Kota Yogyakarta mempengaruhi iklim mikro yang menurunkan tingkat kenyamanan, terutama kenyamanan termal. Tujuan dari jurnal artikel membantu masjid Nurul Huda Purbayan mengoptimalisasi sirkulasi udara agar para pengguna merasa nyaman. Metode dilakukan dengan menganalisis eksisting bangunan dan mensimulasikan data dengan CFD. Data yang menyatakan ketidak sesuaian dengan indikator penghawaan alami akan diberikan alternatif desain. Hasil dari analisis akan membantu mengoftimalkan sirkulasi udara dalam masjid. Detail arsitektural harus didesain untuk menciptakan bukaan yang bisa menangkap angin. Jenis ventilasi alami yang termasuk ventilasi alami temporer seperti jendela, pintu, ventilasi, dan loster. Orientasi bukaan masjid sudah sesuai dengan arah hembusan angin terbesar, inlet dan outlet masjid sudah sesuai dengan kebutuhan, namun jenis jendela casement top hung tidak dapat memaksimalkan aliran udara masuk kedalam masjid. Dari data eksisting dibuat tiga desain rekomendasi untuk membantu bangunan mencapai standar dalam sirkulasi udara. Kesimpulannya adalah untuk mencapai optimalisasi sirkulasi udara diperlukan orientasi bangunan yang sesuai arah angin, sistem ventilasi pada bukaan inlet dan outlet yang sesuai kebutuhan, dan jenis bukaan untuk aliran udara dengan optimal. Dan desain yang tepat untuk mencapai standar sirkulasi udara dalam bangunan adalah dengan menggunakan jenis jendela louvre yang dapat mengalirkan udara sesuai standar SNI dengan kecepatan minimal 0,25 m/s.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/47214
    Collections
    • SAKAPARI 2023 #SERIES 12 [30]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV