• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisa Beban Kerja pada Aktivitas Produksi Bagian Spinning dengan Metode Full Time Equivalent (FTE)

    Thumbnail
    View/Open
    18522227.pdf (1.644Mb)
    Date
    2023
    Author
    Wibawa, Aldian Bayutama
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT. Indonesia Synthetic Textile Mills merupakan salah satu perusahaan tekstil yang memproduksi kain polyester dan viscose blended dyed pertama di Indonesia. PT. Indonesia Synthetic Textile Mills membagi menjadi lima departemen dalam melakukan proses produksinya, yaitu departemen spinning, departemen dyeing, departemen weaving, departemen engineering, dan departemen general affair. Departemen spinning merupakan salah satu bagian yang melakukan proses pengolahan bahan baku untuk dijadikan bahan setengah jadi, yaitu berupa benang. Pada bagian departemen spinning ini, terdapat jumlah total operator sebanyak 76 orang. Dengan jumlah operator sebanyak 76 orang yang bekerja, departemen spinning setiap harinya terdapat rata-rata rencana produksi sebanyak 23.009,57 lbs/hari. Namun dilihat dari periode Januari-Juni 2022, rata-rata output aktualnya hanya dihasilkan sebanyak 21.611,37 lbs/hari, dan pada bulan Mei terjadi penurunan yang cukup drastis, yaitu dari target 22.007,62 lbs/hari, hanya dapat memproduksi sebanyak 18.148,92 lbs/harinya, dimana terdapat penurunan ketercapaiannya sebesar 17,5%. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, maka dilakukan observasi terkait beban kerja yang dirasakan oleh para pekerja dengan melakukan analisa yang bertujuan untuk mengetahui jumlah operator terbaik mengingat semakin banyaknya permintaan. Perhitungan jumlah operator yang optimal dapat diukur dengan menggunakan analisis Full Time Equivalent (FTE). Hasil dari FTE menunjukkan bahwa operator double winder memiliki tingkat FTE tertinggi dengan nilai sebesar 1,46, dan dapat diketahui pula bahwa operator bagian drawing memiliki tingkat FTE paling rendah dengan persentase sebesar 1,25, dan dapat diketahui pula bahwa terdapat lima belas dari dua puluh operator memiliki nilai FTE yang tinggi, dan dapat dikategorikan sebagai beban kerja overload dan harus segera melakukan perbaikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46735
    Collections
    • Industrial Engineering [2884]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV