Show simple item record

dc.contributor.authorHarsono, Luis Maharani
dc.date.accessioned2024-01-11T01:43:41Z
dc.date.available2024-01-11T01:43:41Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/46414
dc.description.abstractMahasiswa tingkat akhir rentan mengalami stres selama pengerjaan skripsi. Salah satu faktor yang mempengaruhi stres yaitu karakteristik kepribadian yang dimiliki individu. Kepribadian hardiness merupakan karakteristik tangguh yang dapat menekan stres dan melindungi individu dari dampak negatif stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dan stres pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini melibatkan 200 mahasiswa S1 tingkat akhir di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan metode pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala Perceived Stres Scale (PSS-10) yang dirancang oleh Cohen, Kamarck, dan Mermelstein (1983) dan Dispositional Resilience Scale (DRS-15) yang disusun oleh Bartone (2007) yang telah diadaptasi versi bahasa Indonesia oleh Ramadhany (2021). Pengolahan data menggunakan teknik analisis korelasi Spearman Corellation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dan stres pada mahasiswa tingkat akhir dengan nilai koefisien korelasi r = 0.533 dan nilai signifikansi p = 0.000 (p<0.05). Hal tersebut berarti terdapat hubungan negatif signifikan dengan kategori hubungan kuat, semakin tinggi hardiness maka semakin rendah tingkat stres mahasiswa, sebaliknya semakin rendah hardiness maka semakin tinggi tingkat stres.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStressen_US
dc.subjectHardinessen_US
dc.subjectMahasiswa Tingkat Akhiren_US
dc.titleHardiness dan Stres pada Mahasiswa Tingkat Akhiren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19320217


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record