• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Antiplasmodium Ekstrak Bertingkat Etanol Kulit Batang Faloak (Sterculia Quadrifida R.br.) terhadap Plasmodium Falciparum Secara In Vitro

    Thumbnail
    View/Open
    19613075.pdf (116.4Kb)
    Date
    2023
    Author
    Nadhiroh, Binti Sofiatul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang : Malaria masih menjadi perhatian dunia hingga saat ini dengan angka kematian yang terus bertambah. Terjadinya penurunan efikasi dan resisten terhadap obat antimalaria mendorong penelitian obat baru yang berasal dari bahan alam, salah satunya yakni kulit batang faloak (S. quadrifida R. Br.) yang memiliki senyawa potensial sebagai agen antiplasmodium, meliputi flavonoid dan terpenoid. Pada penelitian sebelumnya, ekstrak etanol faloak memiliki aktivitas moderate sebagai agen antiplasmodium dengan nilai IC50 20,1 - 40 μg/mL, tetapi belum mendapatkan hasil yang maksimal karena belum terdapat pemisahan senyawanya. Tujuan : Mengetahui profil kandungan senyawa dan aktivitas penghambatan pertumbuhan serta proliferasi sel P. falciparum dari batang S. quadrifida R.Br. yang diekstraksi secara bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol. Metode : Penelitian diawali dengan proses ekstraksi bertingkat simplisia S. quadrifida R.Br. menggunakan Ultrasound Assisted Extraction (UAE) selama 30 menit dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol sebanyak 3 kali, sedangkan pengentalan ekstrak menggunakan vacuum rotary evaporator. Senyawa yang dihasilkan dari ekstrak etanol batang faloak diidentifikasi dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan pereaksi semprot. Pengujian P. falciparum menggunakan metode Trager and Jensen yang dimodifikasi dengan menghitung jumlah parasit serta nilai absorbansi yang didapatkan digunakan untuk menghitung nilai persen penghambatan pada pengujian polimerisasi heme. Hasil : Ekstrak etanol kulit batang faloak terbukti mengandung flavonoid dan terpenoid. Penentuan analisis probit menghasilkan nilai IC50 sebesar 17,16 μg/mL dan termasuk dalam kategori senyawa aktif. Pada polimerisasi heme mendapatkan hasil IC50 sebesar 24,74 μg/mL dan pada pengujian ini memiliki akvitivas moderate. Kesimpulan : Pengujian ekstrak etanol kulit batang faloak dapat menghambat P. falciparum strain FCR3 dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai pengobatan antimalaria.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/46186
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV