• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Religiositas dan Dukungan Sosial Terhadap Subjective Well-being pada Penderita Asma

    Thumbnail
    View/Open
    19320172.pdf (175.5Kb)
    Date
    2023
    Author
    Hamu, Jirana Zam Zhely Ali
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keterkaitan antara subjective well-being dengan individu khususnya penderita asma adalah kompleks dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiositas dan dukungan sosial terhadap subjective well-being pada penderita asma. Hipotesis mayor dalam penelitian ini adalah “secara bersama-sama variabel religiositas dan dukungan sosial dapat memprediksi subjective well-being”. Hipotesis minor yaitu “ada hubungan antara religiositas dan subjective well-being” dan “ada hubungan antara dukungan sosial dan subjective well-being”. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 120 orang yang memiliki riwayat penyakit asma dengan rentang usia 18-40 tahun. Skala subjective well-being yang digunakan adalah skala Satisfaction with Life Scale (SWLS) yang dikembangkan oleh Diener et al. (1985) dan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) yang dikembangkan oleh Diener (2009). Skala religiositas menggunakan skala yang disusun oleh Kartikasari (2014) yang mengacu pada konsep dari Glock dan Stark (1962). Skala dukungan sosial menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang dikembangkan oleh Zimet (1988). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan multiple regression analysis untuk hipotesis mayor diperoleh bahwa nilai F hitung sebesar 6,688 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05) dan diperoleh hasil bahwa nilai R Square sebesar 10,3%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima yaitu secara bersama-sama variabel religiositas dan dukungan sosial dapat memprediksi subjective well-being, semakin baik religiositas dan dukungan sosial yang dimiliki, maka semakin baik pula subjective well-being pada penderita asma. Analisis data hipotesis minor menggunakan analisis korelasi pearson dan diperoleh bahwa nilai p.value 0.069 (p<0,05) maka dalam penelitian ini dinyatakan tidak memiliki hubungan positif yang signifikan antara religiositas dan subjective well-being, dan dalam penelitian ini dukungan sosial dan subjective well-being pada penderita asma memiliki nilai p.value 0.001 (p<0,05) maka dinyatakan memiliki hubungan positif yang signifikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/45837
    Collections
    • Psychology [2579]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV