Show simple item record

dc.contributor.authorMutaqi, Ahmad Saifudin
dc.date.accessioned2023-10-23T11:38:13Z
dc.date.available2023-10-23T11:38:13Z
dc.date.issued2018-01-31
dc.identifier.isbn978-602-450-237-9
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/45644
dc.description.abstractDalam masyarakat awam ‘arsitek’ dipahami sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, yaitu orang yang terlibat dalam perencanaan, perancangan, dan pengawasan konstruksi bangunan. Perannya untuk membantu masyarakat mengambil keputusan guna mendapatkan bangunan yang didambakannya yang dipengaruhi oleh aspek fungsi, konstruksi, finansial, dan astetika, serta pertimbangan keselarasan terhadap lingkungan, budaya dan sosial. Sementara itu dalam pengertian yang lebih luas, lingkup layanan praktek arsitek meliputi perencanaan, perancangan, pengawasan, dan/atau pengkajian untuk bangunan gedung dan lingkungannya, serta yang terkait dengan kawasan dan kota. Persoalan timbul ketika dampak negatif dirasakan oleh masyarakat yang disebabkan karena kehadiran bangunan dan atau lingkungan binaan hasil karya para arsitek. Dalam skala kota dan kawasan perkotaan atau bahkan skala bangunan dan lingkungan, dampak negatif sangat dihindari karena dapat berakibat fatal bagi kehidupan warga kota. Praktek arsitek yang berdampak buruk lebih disebabkan karena cara pandang yang buruk atas profesi arsitek ini, dimana para arsitek hanya mementingkan adanya pekerjaan yang dibayar lunas. Dilain pihak masyarakat belum menghargai secara baik atas jasa profesi arsitek karena tidak adanya penegakkan hukum yang dapat memberi keputusan adil dalam kontrak-kontrak pekerjaan arsitektur. Dalam perspektif yang lebih mendasar, lemahnya etika berlaku atas praktek profesi arsitek dengan bisnis arsitektur sehingga semakin subur hubungan arsitek dan klien menjadi sangat transaksional. Bagaimana melahirkan praktek arsitek yang bermartabat (?) Dengan praktek arsitek yang bermartabat diharapkan akan melahirkan karya-karya arsitektur yang berkeadaban.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSIA 2018;
dc.subjectArsiteken_US
dc.subjectProfesien_US
dc.subjectBisnis dan Etikaen_US
dc.titlePRAKTEK ARSITEK BERMARTABATen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record