• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • Sustainability in Architecture (SIA)
    • Sustainability in Architecture (SIA) - 2018
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • Sustainability in Architecture (SIA)
    • Sustainability in Architecture (SIA) - 2018
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN MIXED-USE NGABEAN CENTRAL STASIUN DAN SHOPPING CENTER YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC ARCHITECTURE

    Thumbnail
    View/Open
    SIA_25.pdf (1.116Mb)
    Date
    2018-01-31
    Author
    Prastyanto, Muhammad Hardyan
    Suparwoko, Suparwoko
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kota Yogyakarta, setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah penduduk (BPS DIY, 2017). Jumlah kendaraan bermotor di Kota Yogyakarta (rata-rata mencapai 9,7% per tahun) dengan rata-rata pertumbuhan 8000 unit/bulan untuk kendaraan sepeda motor saja. Sementara, penggunaan lahan eksisting Kota Yogyakarta tahun 2014 didominasi oleh permukiman seluas 1333,75 ha (40.58%). Permukiman ini tersebar merata di seluruh Kota Yogyakarta. Ruang Terbuka Hijau eksistingnya seluas 584,45 ha (17,78%) terdiri dari Ruang Terbuka Hijau publik seluas 329,63 ha (10,03%) dan Ruang Terbuka Hijau privat seluas 254,82 ha (7,75%). Hal ini menunjukkan bahwa Ruang Terbuka Hijau di Kota Yogyakarta masih jauh dari standar kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menuju Kota Hijau yaitu 30%. Perbandingan yang kontras antara pertumbuhan penduduk yang menigkat dengan luas lahan hijau yang terus menurun mendorong pengembangan desain yang berorientasi pada regenerasi lahan hijau atau bahkan menciptakan lahan hijau baru didalam desain. Oleh karena itu, Permasalahan yang muncul dari perancangan Ngabean Central Stasiun dan Shopping Center adalah bagaimana merancangan bangunan Mixed-Use Stasiun Ngabean yang terintegrasi dengan fasilitas shopping dan ruang terbuka dengan pendekatan biophilik Arsitektur. Desain biophilik adalah desain yang berlandaskan pada aspek biophilia dengan tujuan untuk menghasilkan suatu ruang yang dapat berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan hidup manusia secara fisik dan mental dengan membina hubungan positif antara manusia dan alam di tempat-tempat yang memiliki makna budaya dan ekologi. Makalah ini akan membahas sintesa antara kebutuhan perancangan Ngabean Central Station yang mengakomodasi kebutuhan ruang terbuka hijau kota Yogyakarya dengan pendekatan Arsitektur Biophilik.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/45643
    Collections
    • Sustainability in Architecture (SIA) - 2018 [37]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV