• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Lumpur (Sludge) dari Sludge Drying Bed pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Domestik Sewon Bantul Jogjakarta Serbuk Gergaji Kayu Sengon dan Kotoran Sapi untuk Kompos

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (71.76Kb)
    02 preliminari.pdf (138.7Kb)
    03 daftar isi.pdf (224.6Kb)
    04 abstract.pdf (128.5Kb)
    05.1 bab 1.pdf (173.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (962.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (281.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (1.294Mb)
    05.5 bab 5.pdf (109.3Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (106.6Kb)
    Date
    2006
    Author
    Rahmiasari, Pravita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Lumpur pada Sludge Drying Bed yang merupakan sisa pengolahan limbah domestik IPAL, Sewon, Bantul mengandung bahan organik yang dapat digunakan sebagai pupuk, namun selama ini lumpur tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal. Bahan organik lain seperti serbuk gergaji kayu yang merupakan limbah industri penggergajian selama ini sebagian masih ada yang dibuang ke sungai atau dibakar sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Diperlukan solusi dalam meminimalisasi masalah tersebut. Pada penelitian ini digunakan lumpur dari Sludge Drying Bed pada IPAL Sewon Bantul, serbuk gergaji sengon dan kotoran sapi untuk pembuatan kompos.. Penelitian ini dilakukan pada kondisi aerobik dengan variasi bahan . Variasi yang digunakan adalah serbuk gergaji : lumpur : kotoran sapi, dengan perbandingan 35 : 50 : 15, 15 : 50 : 35, 25 : 50 : 25 untuk menemukan kadar lumpur yang optimal dalam pembuatan kompos berkualitas baik dan untuk mengetahui lama kematangan kompos. Pemanfaatan lumpur dengan metode komposting digunakan karena metode ini terbukti efektif dengan biaya yang cukup murah. Pada penelitian ini, kompos dapat dinyatakan matang dalam 30 hari. Campuran bahan dengan kombinasi 25 : 50 : 25 menghasilkan kompos yang paling baik dengan kandungan N (Nitrogen), P (Phosphat), dan K (Kalium) yang tinggi. Kompos ini mengandung N = 2,21 %, P = 1,87 %, K - 1,33 % dan rasio C/N 11,97.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/456
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV