Show simple item record

dc.contributor.authorChairunnisa, Itsna
dc.date.accessioned2023-08-25T07:43:56Z
dc.date.available2023-08-25T07:43:56Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/45544
dc.description.abstractLatar Belakang : Kurikulum berbasis masalah adalah kurikulum yang prosesnya dimulai dari adanya masalah kemudian dipelajari untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan. Salah satu kelemahannya yaitu mahasiswa lebih tertarik pada pengetahuan klinis daripada kedokteran dasar. Mahasiswa akan memiliki pengetahuan lebih tinggi apabila telah menguasai pengetahuan dasar dalam proses belajarnya. Namun, mahasiswa sering mengalami penurunan retensi pengetahuan sehingga perlu dilakukan evaluasi menggunakan suatu penilaian. Dalam pendidikan kedokteran, penilaian dapat berupa sumatif maupun formatif. Penilaian ilmu kedokteran dasar dapat dilihat dari penilaian sumatif nilai IPK tahun pertama, sedangkan nilai formatif dari nilai progress test (PT) fase 1. Selain dilakukan evaluasi penilaian, retensi mengenai ilmu kedokteran dasar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) juga didukung dengan desain kurikulum spiral. Capaian ilmu kedokteran dasar yang baik di tahun pertama diharapkan memiliki retensi yang baik pada nilai PT fase 1 (konten kedokteran dasar) yang ke 1, 2, 3 dan 4. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara capaian prestasi akademik tahun pertama dan nilai progress test fase 1 (konten kedokteran dasar) yang ke 1, 2, 3 dan 4 pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling pada mahasiswa FK UII angkatan 2018, 2019 dan 2020 (n = 471). Pengumpulan data dari data sekunder yang diambil dari divisi akademik FK UII. Analisis korelasi menggunakan uji spearman. Hasil : Hasil korelasi antara nilai capaian prestasi akademik dengan PT (fase 1) ke 1,2,3 dan 4 adalah signifikan (p<0,01). Pada angkatan 2018 terdapat korelasi lemah pada PT (fase 1) ke 1 (r =0,231), PT (fase 1) ke 2 korelasi kuat (r =0,664), PT (fase 1) ke 3 korelasi lemah (r = 0,378) dan PT (fase 1) ke 4 korelasi sedang (r =0,490). Pada angkatan 2019, tidak jauh berbeda, PT (fase 1) ke 1 korelasi lemah (r =0,266), PT (fase 1) ke 2 korelasi kuat (r = 0,607) dan PT (fase1) ke 3 korelasi sedang (r = 0,426). Sedangkan pada angkatan 2020 didapatkan PT (fase 1) ke 1 korelasi sedang (r = 0,493) dan PT (fase 1) ke 2 korelasi lemah (r = 0,322). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara capaian prestasi akademik dengan nilai progress test mahasiswa prekilinik fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPenilaianen_US
dc.subjectIPKen_US
dc.subjectProgress Testen_US
dc.titleHubungan Capaian Prestasi Akademik Dengan Nilai Progress Test Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711015


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record