• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Permukiman Kumuh di Pinggir Sungai Kelayan Kota Banjarmasin

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 7_4.pdf (850.6Kb)
    Date
    2021-02-20
    Author
    Alaya Noorhuda, Rafly
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Paper ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi permukiman informal, metode yang digunakan berupa studi preseden dari Program Baan Mankong di Thailand dan Twin-Track Approach di Brazil, berdasarkan studi sehingga tercipta rekomendasi-rekomendasi yang dapat digunnakan untuk mengatasi masalah permukiman informal berupa bentuk bangunan, infrastruktur lingkungan, dan fasilitas umum dan sosial. Kota Banjarmasin memiliki luas kawasan kumuh di bantaran sungai sebesar 40%. Perkembangan yang tidak terkendali mengakibatkan kawasan – kawasan tepian sungai tampak kumuh padahal kawasan tersebut dapat menjadi aset Kota Banjarmasin, sebaliknya kawasan tersebut menjadi wajah buruk bagi Kota karena banyaknya permukiman kumuh baik didaratan maupun di bantaran sungai Kota Banjarmasin. Untuk menyelesaikan permasalahan permukiman informal maka rekomendasi-rekomendasi beserta panduannya dibuat, yaitu panduan rancangan berupa bentuk dan fungsi bangunan, infrastruktur lingkungan, dan fasilitas umum dan sosial. Hadirnya permukiman kumuh di pinggir sungai perlu menjadi perhatian bagi pemerintah, planner, ataupun arsitek dalam pembangunan suatu kawasan. Keberadaan permukiman ini tidak harus diratakan, akan tetapi bisa diperbaiki sehingga dapat menjadi potensi wisata pinggir sungai yang baik dan indah
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43586
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 7 [79]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV