• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Penyediaan Ruang Terbuka Sebagai Fasilitas Pendukung Kesejahteraan Lansia Pada Panti Jompo Di Blitar (Studi Kasus Panti Werdha Dinas Sosial Kabupaten Blitar dan Pondok Lansia Bendelonje)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 6_5.pdf (1.613Mb)
    Date
    2020-11-30
    Author
    Retno Pambayun, Putri
    Fajriyanto, Fajriyanto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bertambahnya jumlah lansia menguatkan pentingnya meningkatkan upaya mewujudkan kesejahteraan lansia. Kesejahteraan lansia dapat diwujudkan melalui aspek-aspek yang berkaitan dengan kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Oleh karenanya pengadaan fasilitas atau ruang yang mendukung kegiatan terkait tiga aspek tersebut menjadi penting. Menurut beberapa penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa ruang terbuka menjadi salah satu fasilitas yang dapat mendukung kesejahteraan lansia karena dapat mewadahi kegiatan sosialisasi, kegiatan ekpresi diri, dan kegiatan fisik yang dapat membantu memelihara fungsi kognitif lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang ruang terbuka pada panti jompo beserta pemanfaatannya untuk membantu pelayanan kesejahteraan lansia, sehingga ruang terbuka menjadi fasilitas pendukung yang baik bagi panti jompo terkait. Penelitian ini menggunakan metode campuran komparatif-kuantitatif dan deskriptif-kualitatif. Metode komparatif dilakukan untuk mengetahui perbedaan karakteristik ruang terbuka pada kedua panti beserta kondisi lansia dan pelayanan kesejahteraan yang disediakan. Kemudian metode deskriptif digunakan untuk menganalisa dan menguraikan perbedaan yang ada sehingga berdampak pada pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai fasilitas pendukung panti jompo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dan pemanfaatan ruang terbuka hijau berbeda pada kedua panti, karena terdapat perbedaan kondisi lansia yang ditampung pada panti tersebut. Selain itu, didapatkan bahwa ruang terbuka hijau pada panti memiliki peran dalam membantu pelayanan kesejahteraan lansia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Peran langsung mencakup fungsi sebagai wadah aktivitas fisik untuk layanan kesehatan, sebagai tempat rekreasi, dan ruang interaksi. Adapun peran tidak langsung mencakup fungsi produktif penghasil bahan baku pangan dan sebagai view dari hunian
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43579
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6 [37]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV