• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Sirkulasi Evakuasi Terhadap Bencana Kebakaran (Studi Kasus Pasar Klewer Solo)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 6_12.pdf (1.127Mb)
    Date
    2020-11-30
    Author
    Anggoro, Ahmad Rosyid Wahyu
    Darmawati, Rini
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam rentang waktu antara tahun 2014 hingga 2016 telah terjadi lima kebakaran hebat pada pasar-pasar besar di Indonesia. Pasar Klewer Solo adalah salah satu pasar yang terbakar pada tahun 2014, yang terjadi di malam hari. Memang tidak ada korban jiwa, tetapi bangunan rusak berat dan barang dagangan habis terbakar. Jika pasar tersebut terjadi kebakaran saat padat pengunjung, maka jalur evakuasi menjadi penting terkait letak dan perlengkapannya agar efektif digunakan. Dari penelitian awal ketika wawancara dengan penjual dan pembeli, mereka belum memahami jalan menuju keluar bangunan, letak pintu dan tangga darurat. Masalah penelitian yang akan diteliti ada dua yaitu sebagai berikut: a. Bagaimana efektifitas sirkulasi evakuasi pada Pasar Klewer saat terjadi bencana kebakaran, b. Bagaimana persepsi pengguna (penjual dan pengunjung) terhadap jalur sirkulasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah jalur evakuasi pada pasar Klewer sudah efektif jika terjadi bencana kebakaran. Tujuan kedua yaitu untuk mengetahui persepsi pengguna tentang jalur evakuasi di pasar Klewer. Responden adalah pedagang dan pengunjung di area kios batik. Metode mencari data dengan cara survei di area kios batik dan merekam dengan kamera, sketsa dan pengukuran jalur evakuasi. Persepsi dari responden di area kios batik, didapatkan dengan cara wawancara hanya melalui telpon, karena kondisi pandemi COVID-19. Hasil penelitian sebagai berikut: a. Sirkulasi evakuasi kurang efektif disebabkan: 1) jalur sirkulasi kurang jelas menuju keluar bangunan, dan kurang leluasa untuk bergerak, 2) tanda-tanda kurang, 3) letak dan lebar tangga darurat kurang sesuai, 4) pintu kelua terhalang kolom dan terdapat koridor buntu. Persepsi responden menyampaikan: 1) lebar jalur sirkulasi kurang nyaman dilalui, b) layout sirkulasi rumit dan membingungkan. Rekomendasi: jalur evakuasi agar bisa efektf digunakan saat bencana kebakaran yaitu menambah beberapa aspek yang kurang dan memperbaiki pola layout sirkulasi, letak pintu keluar dan tangga darurat, serta memperbaiki kualitas material untuk tangga darurat.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/43455
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 6 [37]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV