Show simple item record

dc.contributor.authorNurfajrina, Nadira Siti
dc.date.accessioned2023-04-08T15:07:18Z
dc.date.available2023-04-08T15:07:18Z
dc.date.issued2021-08-14
dc.identifier.isbn978-602-450-671-1
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/43185
dc.description.abstractMasalah diangkat karena Air merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi seluruh mahluk hidup, terutama dimasa pandemik saat ini. Namun, pasokan cadangan air semakin hari semakin sedikit. karena semakin banyak pengalihan fungsi lahan terbuka hijau dan biru menjadi daerah perkerasan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk meninjau peran penerapan permakultur dalam mewujudkan rancangan lansekap yang ramah terhadap air. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan cara melakukan pengamatan pada lokasi stusi kasus, studi kepustakaan dan wawancara pada pelaku permakultur. Hasil dari penelitian ini antara lain adalah acuan yang dapat digunakan pembaca untuk menerapkan rancangan lansekap yang ramah terhadap air. Permakultur secara langsung dapat mewujudkan rancangan yang berkelanjutan dan ramah terhadap air oleh karena itu penulis merekomendasikan penerapan permakultur ini untuk dapat diterapkan dalam lingkup perumahan dan dilakukan secara kolektif sebagai upaya meningkatkan daerah resapan dan meminimalisir produksi jejak karbon.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSakapari 8;
dc.subjectairen_US
dc.subjectpermakulturen_US
dc.subjectberkelanjutanen_US
dc.subjectrancanganen_US
dc.titlePENERAPAN PRINSIP PERMAKULTUR PADA RANCANGAN LANSEKAP GUNA MENCIPTAKAN ARSITEKTUR YANG RAMAH TERHADAP AIR (Studi Kasus: Kebun Kumara dan Sendalu Permaculture)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record