• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KONSEP PERANCANGAN BANGUNAN HIJAU PADA RUKO & KOS DI KAWASAN PERKOTAAN BENGKULU

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 5_27.pdf (1.554Mb)
    Date
    2020-02-02
    Author
    Najmatussalamah
    Suparwoko
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penerapan konsep bangunan hijau saat ini sangat dibutuhkan pada setiap perancangan bangunan guna mengurangi kerusakan lingkungan dan konsumsi energi berlebih. Konsep bangunan hijau dapat diartikan, yaitu yang mana dalam perencanaan, pembangunan, pengoperasian, maupun pemeliharaan nya memperhatikan aspek-aspek alam & lingkungan(GBCI). Akan tetapi penerapan konsep bangunan hijau tidak banyak dilakukan bangunan sederhana pada kawasan perkotaan yang lahannya sangat terbatas, serta berhimpitan dengan bangunan tetangga. Beberapa permasalahan penerapan bangunan hijau di perkotaan, diantaranya minimnya bukaan, serta berkurangnya air tanah. Studi kasus yang digunakan pada penelitian ini merupakan perancangan bangunan sederhana di Bengkulu yang mana memiliki fungsi ruko dan kos pada lahan sempit yang berada di area pertokoan di perkotaan yang strategis dengan area publik (pendidikan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan konsep bangunan hijau pada bangunan ruko & kos di kawasan perkotaan Bengkulu. Metoda yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif realistis. Hasil penerapan konsep bangunan hijau pada perancangan bangunan ruko & kos ini adalah, memanfaatkan kembali air hujan yang sudah ditampung & dikelola, memberikan lubang resapan biopori, serta memaksimalkan bukaan pada sisi bangunan yang tidak berdempetan serta dengan void.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42962
    Collections
    • SAKAPARI 2020 #SERIES 5 [52]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV