• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REGIONALISME ABSTRAK DALAM ARSITEKTUR (Penerapan Regionalisme Abstrak pada Bangunan Pendidikan Studi Kasus Field Research Center Kulon Progo: Gedung Sekolah Dasar dan Gedung Sekolah Menengah Pertama)

    Thumbnail
    View/Open
    PROSIDING SAKAPARI 3_27.pdf (2.440Mb)
    Date
    2019-01-31
    Author
    Surbakti, Dina Sari
    Handoko, Jarwa Prasetya Sih
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan regionalisme abstrak pada rancangan bangunan pendidikan FRC: Gedung SD dan Gedung SMP di Kulon Progo. Regionalisme abstrak merupakan bagian dari regionalisme modern yang diharapkan dapat menjawab permasalahan nilai kedaerahan pada bangunan di zaman modern ini. Regionalisme abstrak memiliki tiga aspek penting dalam perancangan yaitu iklim, pola kultural, dan iconografis. Bangunan pendidikan merupakan bangunan yang salah satu fungsinya sebagai alat transformasi kebudayaan, sehingga studi kasus yang diambil adalah bangunan pendidikan FRC: Gedung SD dan Gedung SMP di Kulon Progo. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan pendekatan regionalisme abstrak pada rancagan bangunan pendidikan FRC: Gedung SD dan Gedung SMP di Kulon Progo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode evaluasi didasarkan pada landasan teori kemudian diuji dengan studi kasus yang dipilih. Hasil evaluasi rancangan bangunan FRC: Gedung SD dan Gedung SMP adalah belum memenuhi semua parameter pedekatan Regionalisme Abstrak. Parameter regionalisme abstrak yang diterapkan adalah pada aspek iklim dan iconografis. Aspek iklim diterapkan pada orientasi bangunan, rancangan atap, bukaan silang, dan warna dinding. Aspek iconografis diterapkan dengan cara penggunaan pola batik Geblek Renteng pada fasad bangunan, serta menyediakan fasilitas untuk mempelajari kesenian daerah Kulon Progo.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/42910
    Collections
    • SAKAPARI 2019 #SERIES 3 [47]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV