• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Epoxidized Soybean Oil Dari Minyak Kedelai Dengan Kapasitas 300.000 Ton / Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    18521027.pdf (5.558Mb)
    Date
    2023-01
    Author
    NABILAH AULIA PUTRI
    AZIZAH ULFAH PUTRI AMELIA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Epoksidasi adalah senyawa eter siklik dengan cincin yang memiliki tugas anggota. Epoksidasi berperan sebagai pemlastis dan penstabil pada polivinil klorida (PVC) dan resin PVC. Pabrik ini akan berdiri di Kawasan Industri Cilegon, Mekarsari, Cilegon, Banten dengan kapasitas 300.000 ton/tahun yang beroperasi selama 330 hari. Metode pembuatan ESBO yang digunakan pabrik ini terdapat dua reaksi. Reaksi pertama yaitu reaksi intermediate dengan mereaksikan antara asam asetat dan hydrogen peroksida yang menghasilkan asam perasetat dengan bantuan katalis jenis amberlyst. Reaksi ini bersifat endotermis dan dijalankan dalam reaktor Fixed Bed, fase cair-cair, kondisi operasi 50 C tekanan 1 atm. Reaksi kedua adalah reaksi utama dengan mereaksikan antara asam perasetat dan minyak kedelai dengan bantuan natrium hidroksida sebagai terminator yang menghasilkan ESBO. Reaksi ini bersifat eksotermis dan dijalankan dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB), fase cair-cair, kondisi operasi 50 O C tekanan 1 atm. Produk keluaran reaktor RATB selanjutnya dipisahkan dengan menggunakan dekanter dan menara distilasi. Produk cair diangkut menuju tangki, dikemas, dan dipasarkan. Untuk mencapai kapasitas produksi 300.000 ton/tahun dibutuhkan bahan baku asam asetat 9560,81 kg/jam, hidrogen peroksida 16252,10 kg/jam, minyak kedelai 6695,75 kg/jam dan natrium hidroksida 1720,23 kg/jam. Utilitas yang dibutuhkan yaitu 345822,88 kg/jam air pendingin, 825,21 kg/jam steam, 489,05 kW listrik, 2,07 L/jam. Hasil analisis sifat bahan dan kondisi operasi menunjukkan bahwa pabrik ESBO ini memiliki tingkat resiko tinggi (high risk). Setelah dilakukan analisis evaluasi ekonomi maka didapatkan modal tetap sebesar Rp318.656.166.296.505, modal kerja sebesar Rp17.554.405.896.874, keuntungan sebelum pajak sebesar Rp54.004.352.580.009, ROI sebelum pajak sebesar 16,95%, POT sebelum pajak sebesar 4,01 tahun, BEP sebesar 44%, SDP sebesar 10,96% dan DCFR sebesar 19,38%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik ESBO secara ekonomi layak untuk didirikan. O
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42723
    Collections
    • Chemical Engineering [1338]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV