Pengaruh Keberfungsian Keluarga Dan Kesepian Dengan Kepribadian Neurotisme Sebagai Mediator Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepribadian neurotis sebagai mediator antara
keberfungsian keluarga dengan kesepian pada remaja. Subjek yang mengikuti penelitian
adalah remaja (N=95) dengan rentang umur 14-24 (M=19,84) dengan jenjang Pendidikan dari
mulai Sekolah Menengah Pertama hingga perguruan tinggi. Pengukuran variabel kesepian
menggunakan teori dari Peplau & Pearlman (dalam Zysberg, 2015) dengan skala RevisedUCLA
Loneliness
Scale
(Epstein,
Baldwin
dan
Bishop,
1983)
yang
telah
diadaptasi
menjadi
Bahasa
Indonesia. Pengukuran variabel neurotisme dengan menggunakan teori dari
Goldberg (1990) dan menggunakan skala Big Five Personalities aspek Neurotisme (Goldberg,
1993) yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia. Pengukuran variabel keberfungsian
keluarga menggunakan teori Epstein, Bishop & Levin (1978) skala General FunctioningFamily
Assessment
Device
(Russell,
1996).
Metode
analisis
menggunakan
parametik
dengan
bantuan
JAMOVI 2.3 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh
antara keberfungsian keluarga dengan kepribadian neurotisme, tidak adanya pengrauh
kepribadian neurotisme dengan dan terdapat pengaruh antara keberfungsian dengan
kesepian memberikan yang artinya tidak adanya efek mediasi sehingga hipotesis penelitian
tidak diterima.
Collections
- Psychology [2579]
