• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Rembesan Dan Stabilitas Pada Tubuh Bendungan (Analysis Of Seepage And Stability Of The Body Of Dam) (Studi Kasus : Bendungan Krisak, Kab Wonogiri Jawa Tengah)

    Thumbnail
    View/Open
    15511247.pdf (5.926Mb)
    Date
    2023-01-24
    Author
    DESY SETIYAWATI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bendungan Krisak adalah tipe urugan tanah homogen dari jenis tanah Lempungan. Tinggi bendungan 15 m dari dasar sungai dengan panjang puncak 350 m dan lebar puncak 5 m pada el. +115,00 m termasuk parapet. Bendungan Krisak memiliki umur bendungan yang sudah cukup lama, hingga kini ini masih dapat berfungsi dengan baik, meskipun mengalami penurunan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan air irigasi. Perlu dilakukan evaluasi keamanan struktur tubuh bendungan yang berfokus pada evaluasi secara rembesan dan stabilitas lereng tubuh bendungan. Analisis rembesan dilakukan pada tubuh bendungan dengan meninjau debit rembesan, kecepatan filtrasi dan gradien hidraulik. Analisis rembesan didapatkan dari hasil analisis dengan menggunakan SEEP/W. Analisis stabilitas dipengaruhi oleh tekanan air pori dalam beberapa kondisi yaitu muka air banjir, muka air normal dan muka air minimum berdasarkan hasil pembacaan running SEEP/W.). Stabilitas lereng dihitung dengan menggunakan software SLOPE/W dengan metode fellenius. Remebesan paling kritis terjadi pasa kondisi muka air banjir. Berdasarkan hasil analisis program GeoStudio 2012 rembesan yang terjadi dalam kondiis aman, dimana nilai debit remebsan sebesar 22,19 l/s lebih besar dari syarat yang ditentukan sebesar 38 l/s (Qrembesan= 22,19 l/s < Qsyarat = 38 l/s) dan Nilai gradien Hidraulik (i_c/i_e ) sebesar 4,55 lebih besar dari syarat yaitu 3. Sedangkan stabilitas tubuh bendungan paling kritis terjadi pada kondisi Pada kondisi surut cepat Bendungan Krisak berdasarkan hasil analisis program GeoStudio 2012 stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi tanpa gempa dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,997 lebih besar dari syarat yaitu 1,3 (FK = 1,197 > 1.3), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 4,030 lebih besar dari syarat yaitu 1,5 (FK = 4,030> 1,3). Pada stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi gempa OBE dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,713 lebih besar dari syarat yaitu 1,1 (FK = 1,713 > 1,1), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 3,178 lebih besar dari syarat yaitu 1,1 (FK = 3,178 > 1,1). Pada stabilitas lereng tubuh bendungan kondisi gempa MDE dalam kondisi aman, nilai Faktor keamanan (FK) lereng hulu sebesar 1,340 lebih besar dari syarat yaitu 1,00 (FK = 1,340 > 1,00), nilai faktor keamanan (FK) lereng hilir sebesar 2,262 lebih besar dari syarat yaitu 1,00 (FK = 2,262 > 1,00).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42423
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV