• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Fisikokimawi Biochar Magnetik Dari Limbah Kulit Singkong Untuk Adsorpsi Ion Logam Cr 3+ 2+ , Pb 2+ , Dan Cu

    Thumbnail
    Date
    2022-12-23
    Author
    WIWIT NURJANAH
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada penelitian ini limbah kulit singkong digunakan sebagai bahan baku pembuatan biochar. Modifikasi biochar dengan oksida besi diperoleh melalui metode kopresipitasi dengan variasi Fe sehingga diperoleh MBC10 dan MBC20. MBC10 dan MBC20 dibuat dengan terlebih dahulu mencampurkan serbuk kulit singkong dengan larutan Fe(II):Fe(III) dengan perbandingan molar 1:2. Kandungan Fe diatur pada 10 dan 20%wt. Campuran dikeringkan dalam oven sebelum dipirolisis pada suhu 400 C selama 2 jam dibawah aliran gas N2. Pada tujuan perbandingan, biochar (BC) yang tidak dimodifikasi dibuat dengan metode yang sama tetapi tanpa pencampuran Fe sebelum langkah pirolisis. MBC10 digunakan untuk proses adsorpsi ion logam Cr o , dan Cu 3+ 2+ , Pb 2+ berdasarkan hasil karakterisasi menggunakan FTIR, XRD, SEM-EDX, TEM, GSA, dan VSM. Karakter fisikokimiawi Magnetik Biochar (MBC) diperoleh dengan hasil instrumen FTIR, XRD, SEM-EDX, TEM, GSA, dan VSM. Karakterisasi MBC dengan FTIR diperoleh puncak dari ikatan O dari biochar dengan Fe (Fe-O) pada panjang gelombang 541,42 cm (MBC20). Karakterisasi MBC dengan XRD menunjukkan hasil sintesis mengandung oksida besi fasa goethit (α-FeOOH). Hal ini karena sudut-sudut 2θ pada MBC10 dan MBC20 memiliki kesesuaian dengan JCPDS No. 29-0713 (α-FeOOH). Hasil uji SEM-EDX dari MBC diketahui morfologi α-FeOOH seperti jarum, dengan kandungan Fe sebesar 5,81% (MBC10) dan 20,05% (MBC20). Karakterisasi TEM dari MBC10 dan MBC20 menunjukkan citra oksida besi fasa αFeOOH berupa jarum-jarum dengan ukuran rata-rata partikel MBC10 sebesar 0,019 nm. Luas permukaan BET BC, MBC10, dan MBC20 yaitu 92,484; 49,809; 22,114 m -1 (MBC10) dan 550,55 cm -1 /g. Uji VSM untuk MBC diperoleh nilai magnetisasi saturasi (Ms) sebesar 9,43 emu/g (MBC10) dan 20,36 emu/g (MBC20), dengan sifat superparamagnetik. Efektifitas adsorben diukur pada variasi konsentrasi dan pH. Kapasitas adsorpsi maksimum terhadap ion logam Cr 2 , Pb 3+ 2+ berurutan terjadi pada pH 7, 4, dan 7. Proses adsorpsi dengan MBC10 diperoleh isoterm Freundlich. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MBC10 dapat digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan ion logam Cr 2+ , dan Cu dalam air. 3+ 2+ , Pb 2+ , dan Cu
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42202
    Collections
    • Master of Chemistry [63]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV