• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Natrium Hidroksida Dari Natrium Klorida Dengan Kapasitas 75.000 Ton/Tahun

    Thumbnail
    View/Open
    18521178.pdf (3.994Mb)
    Date
    2022-11-15
    Author
    KEMAL IMAM AZHARI
    FAIZ HAKIM ALBANA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Natrium hidroksida merupakan senyawa ionik dan bersifat basa kuat yang mampu menguraikan protein pada suhu lingkangan dan dapat menyebabkan luka bakar bila terpapar. Kebutuhan natrium hidroksida di Indonesia tidak hanya dipenuh dari pabrik dalam negeri akan tetapi juga dari hasil impor. Pendirian pabrik natrium hidroksida dengan kapasitan 75.000 ton/tahun direncanakan akan dibangun di Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pabrik akan beroperasi selama 330 hari. Natrium hidroksida diproduksi menggunakan reaktor elektrolisis yang beroperasi pada suhu 90°C dan tekanan 1 atm. Kemudian dilanjutkan dengan diuapkan kadar airnya menggunakan kadar kadar natrium hidroksida 99% dan terbentuk krisal NaOH.H2O dan dilanjutkan pengayakan dengan ukuran 10 mesh. Untuk mencapai kapasitas 75.000 ton/tahun dibutuhkan natrium klorida sebanyak 9.676,73 kg/jam. Utilitas yang dibutuhkan yaitu 123.745,29 kg/jam air pendingin, 2.379,01 kg/jam air boiler, 7.062,60 kg/jam untuk steam, 19.665,51 kg/jam air proses, 12.866,56 kg/jam air domestik, 259.054.700,28 kWh listrik, dan 1837,35 kg/jam kg bahan bakar. Hasil analisis menunjukan bahwa pabrik natrium hidroksida memiliki tingkat resiko rendah (low risk). Hasil evaluasi pabrik natrium hidroksida ini menunjukan modal tetap sebesar Rp 709.216.548.481,37; modal kerja sebesar Rp 227.558.599.472,97; keuntungan setelah pajak sebesar Rp 158.536.944.162,08; POT sebelum dan sesudah pajak sebesar 17,69% dan 13,8%; BEP sebesar 54,72%; Shut Down Point (SDP) sebesar 21,44% dan DCFR sebesar 20,87%. Berdasarkan evaluasi ekonomi dapat disimpulkan bahwa pabrik natrium hidroksida secara ekonomi layak didirikan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42036
    Collections
    • Chemical Engineering [1336]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV