Pengolahan Limbah Laundry Menggunakan Metode Fitoremediasi Dan Filtrasi
Abstract
Limbah laundry dominan berasal deterjen yang merupakan bahan yang dapat
mencemari lingkungan (non-biodegraduble) sehingga harus dilakukan pengolahan
sebelum dibuang ke badan air. Objek yang digunakan pada penelitian ini adalah
limbah laundry yang diambil dari usaha laundry di daerah yogyakarta. Penelitian
ini bertujuan untuk menguji tingkat keefektifan reaktor dalam mengurangi
kandungan limbah laundry dengan parameter TDS,TSS, COD dan Deterjen dengan
metode Fitoremediasi yang menggunakan tanaman kayu apu (Pitstia Stratiotes) dan
Filtrasi yang menggunakan karbon aktif dengan ukuran 2 cm, zeolite dengan ukuran
2cm dan pasir silika dengan ukuran 0,3 cm. Pengambilan sampel dilakukan
menggunakan botol jerigen 2 liter kemudian dimasukkan kedalam reaktor
fitoremediasi dan di lanjutkan ke dalam reaktor filtrasi. Pengolahan limbah laundry
yang menggunakan reaktor dengan metode fitoremediasi dan filtrasi mampu
menurukan kadar COD sebesar 91% (COD inisial 1033,7 mg/L), TSS sebesar
13%(TSS inisial 33,7 mg/L), TDS sebesar 28% (TDS inisial 497,5mg/L), dan
Deterjen sebesar 98% (Deterjen inisial 262,4 mg/L) dengan waktu perendaman
pada reaktor fitoremediasi adalah 3 hari. Pengurangan nilai TDS,TSS,COD dan
Detejen diakibatkan adanya penyerapan kadar air limbah dalam reaktor
fitoremediasi dan reaktor filtrasi sehingga menghasilkan TDS,TSS,COD dan
Detejen yang telah memenuhi baku mutu berdasarkan Perda DIY nomor 7 tahun
2016.
Collections
- Environmental Engineering [1826]
