• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hak Cuti Melahirkan Pada Ruu Kesejahteraan Ibu Dan Anak Tinjauan Maqāṣid Asy-Syarī’ah Ibnu ‘Āsyūr

    Thumbnail
    View/Open
    20913063.pdf (3.067Mb)
    Date
    2022-10-19
    Author
    PUTRI QURRATA A’YUN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat. Keluarga merupakan sisi yang paling banyak persingunggan antara fiqih dan kehidupan manusia. Sehingga diperlukan sebuah konsep yang tepat, agar semua fungsi, peran dan hakhak dalam keluarga dapat berjalan dengan optimal. Diantara para intelektual dan fuqaha yang concern dalam bidang ahwal syakhsiyyah ialah Muhammad Thahir Ibnu ‘Āsyūr melalui kitabnya Maqāshid Asy-Syarī’ah Al-Islāmiyyah, yang mana dijelaskan bahwa untuk menemukan kembali fungsi keluarga maka harus dimulai dari membaca kembali (istiqro’) dan memahami secara tepat hikmah dari hukumhukum syara yang berkaitan dengan keluarga, kemudian mengimplementasikannya dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep maqãsid asy-Syari’ah Ibnu ‘Asyùr dan kontekstualisasinya dalam Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak. Implementasi konsep Ibnu Asyur dalam RUU KIA menggunakan beberapa fitur diantaranya al-Fitrah, al-Samã¥ah, al-‘adãlah dan al-hurriyyah, yang mana fitur yang digunakan sebagai tolok ukur tercapainya pemenuhan hak-hak dalam keluarga, meningkatkan kualitas sehingga tercapai kesejahteraan sebagaimana yang diharapkan dalam Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak. Penelitian ini merupakan study pustaka atau library research dengan pendekatan normativ dengan mengambil data primer dari kitab Maqāshid Asy-Syarī’ah AlIslāmiyyah karya Ibnu ‘Āsyūr dan Draf Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan anak, yang kemudian diolah dengan teknik analisis atau Content Analysis. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, melalui analisis konsep maqãsid Ibnu ‘Asyùr terdapat beberapa cara untuk membangun keluarga berkualitas, yaitu pertama dengan memahami kembali hikmah dari hukum-hukum syari’at yang berkaitan dengan keluarga. Kedua; memaksimalkan maslahah, fungsi, peran dan hak anggota keluarga; ketiga, meminimalisir segala bentuk mafsadah dalam keluarga. Kedua, secara garis besar maqāșid Ibnu Asyur bertujuan untuk merealisasikan kemaslahatan dan perlindungan hak-hak manusia, hal tersebut memiliki relevansi dengan prinsip dan nilai-nilai yang hendak dicapai dalam RUU KIA, yaitu tercapainya al-asāsiyah al-khamsah yaitu hifz ad-d³n ( perlindungan terhadap agama), hifz an-nafs (perlindungan terhadap harta), hifz alaql (perlindungan terhadap akal), hifz an-nasal (perlindungan terhadap keturunan), hifz al-māl (perlindungan terhadap harta)
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/41542
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV