Analisis Ketersediaan Air Menggunakan Metode F.J. Mock Di Sub Das Kali Madiun Untuk Kebutuhan Air Baku Di Kabupaten Ngawi (Analysis Water Availbility Using F.J. Mock Method In Kali Madiun Sub Watershed For Water Needs In Ngawi Districts)
Abstract
Pertumbuhan penduduk Kabupaten Ngawi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS)
periode 10 tahun (2011-2020) bertambah sebesar 52.292 jiwa dari 817765 jiwa pada tahun 2010
menjadi 870.057 jiwa pada tahun 2020. Pertumbuhan penduduk pada Kabupaten Ngawi akan
berefek pada bertambahnya juga kebutuhan air baku penduduknya. Oleh karena itu perlu dilakukan
analisis ketersediaan air terhadap kebutuhan wilayah di Kabupaten Ngawi untuk mengetahui apakah
kebutuhan air penduduk Kabupaten Ngawi dapat terpenuhi.
Analisis ketersediaan air dilakukan dengan melakukan perhitungan debit andalan
menggunakan metode F. J. Mock dengan probabilitas debit yang digunakan sebesar 90%.
Perhitungan curah hujan wilayah menggunakan metode polygon Thiessen menggunakan data 3
stasiun yaitu Ngawi, Purwantoro, dan Waduk Notopuro. Sedangkan untuk evapotranspirasi dihitung
menggunakan metode Penman Modifikasi berdasarkan data dari stasiun BMKG Nganjuk.
Hasil dari analisis perhitungan debit simulasi menggunakan metode F.J. Mock untuk DAS
Kali Madiun dengan luas 3683,6414 km² dalam periode 10 tahun menggunakan debit verifikasi dari
AWLR Ketonggo didapatkan nilai verifikasi untuk koefisien korelasi (r) = 0,906; volume error =
0,0; dan koefisien efisiensi (CE) = 0,820 < 0. Nilai debit maksimum sebesar 471,263 m³/s dan nilai
debit minimum sebesar 7,732 m³/s. Nilai debit simulasi dengan keandalan 90% dapat memenuhi
debit kebutuhan air di Kabupaten Ngawi pada tahun 2030. Nilai tersebut memenuhi kebutuhan air
baku di Kabupaten Ngawi dimana nilai kebutuhan air baku didapatkan sebesar 3,844 m³/s.
Collections
- Civil Engineering [4758]
