Perbandingan Performa Sambungan Lewatan Dan Sambungan Mekanis (Coupler) Pada Perilaku Lentur Balok Beton Bertulang (Comparative Performance Og Lapsplice Joints And Mechanical Joints (Coupler) On Bending Behavior Of Concrete Beams)
Abstract
Beton bertulang ialah kombinasi campuran antara baja tulangan dan beton. Beton
merupakan bahan yang sangat baik dalam menahan kuat tekan dipadukan dengan tulangan
yang sangat kuat dalam menahan kuat tarik yang menghasilkan salah satu komponen
struktur yang baik dalam menopang beban yang dipikul (Yohanes,2015). Batang tulangan
yang digunakan pada struktur beton bertulang diproduksi dengan panjang tertentu,
sedangkan implementasi di lapangan panjang yang dibutuhkan bisa melebihi panjang yang
tersedia. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan menggunakan alternatif sambungan
tulangan. Dalam proses pelaksananya dapat menggunakan beberapa cara di dalamnya
yakni dengan sambungan lewatan (Lap Splice), sambungan pengelasan, dan sambungan
mekanis (Sulastri,2020). Pada penelitian ini akan membahas perbandingan performa
kekuatan balok beton bertulang terhadap perilaku lentur dengan sambungan lewatan (Lap
Splice) dan sambungan mekanis tipe coupler.
Hasil dari penelitian didapatkan nilai momen nominal percobaan dan momen
nominal teoritis pada balok normal, lewatan, dan coupler. persen selisih antara nilai Mn
percobaan lewatan dan coupler terhadap beton normal secara berturut-turut sebesar 5,0097
% lebih besar dan 26,8142% lebih kecil. Nilai momen nominal yang telah dianalisis sesuai
dengan SNI 2847:2019 lebih kecil dibandingkan dengan momen nominal percobaan. pada
pengujian kuat lentur beban maksimal terdapat pada balok lewatan sebesar 138,85 kN,
namun untuk nilai lendutan maksimal terdapat pada balok normal sebesar 67,548 mm.
Collections
- Civil Engineering [4777]
