• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Validasi Metode Penentuan Kadar Skopoletin Dalam Ekstrak Mengkudu ( Morinda Citrifolia L. ) Menggunakan Spektrofotometri Uv - Visible

    Thumbnail
    Date
    2022-09-12
    Author
    WINA WIDIASARI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Skopoletin merupakan senyawa turunan kumarin yang memiliki banyak sekali khasiat untuk pengobatan berbagai penyakit . Senyawa skopoletin dapat ditemukan di berbagai tanaman di Indonesia , seperti mengkudu dan umbi - umbian . Saat ini tanaman obat dianggap sebagai sumber utama bahan bioaktif , terutama dalam industri makanan dan farmasi . Oleh karena itu , perlu dilakukan identifikasi senyawa pada tumbuhan yang diketahui memiliki sifat bioaktif tertentu . Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar skopoletin dalam sampel ekstrak mengkudu . Sistem kendali mutu yang diterapkan di industri jamu baru - baru ini juga semakin ketat , sehingga hal tersebut menjadi salah satu alasan dilakukannya validasi metode penentuan kadar skopoletin pada ekstrak buah mengkudu menggunakan spektrofotometri UV - Visible . Validasi dilakukan karena belum ada metode standar yang bisa digunakan sebagai acuannya . Penentuan kadar skopoletin pada penelitian ini dilakukan pada panjang gelombang maksimum 207 nm . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata kadar skopoletin yaitu sebesar 30.575,53 1601,34 µg / g . Jika dibandingkan dengan literatur , kadar skopoletin pada sampel berupa pasta dari buah mengkudu untuk sampel dari Indonesia yaitu sekitar 15,9 165 µg / g sehingga pada penelitian ini memperoleh hasil yang lebih besar dari pada kadar skopoletin yang diperoleh pa literatur . Hal tersebut kemungkinan terjadi karena perbedaan instrumen serta perbedaan panjang gelombang yang digunakan , dan adanya perbedaan pada saat proses prepasi sampel . Nilai presisi yang diperoleh kurang dari 2 % sehingga pengulangan pengukuran sampel dikatakan baik . Nilai recovery yang diperoleh sebesar 102,80 % merupakan hasil yang baik karena berada pada rentang keberterimaan yaitu 80 110 % . Penyumbang estimasi ketidakpastian pengukuran memperoleh ketidakpastian diperluas sebesar 5 % dari kadar sampel yang diperoleh , sehingga dengan rentang kepercayaan 95 % validasi metode yang dilakukan dapat dinyatakan valid dan metode ini layak digunakan untuk penentuan kadar skopoletin dalam ekstrak mengkudu .
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/41122
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV