Strategi Soft Power Uni Emirat Arab Dalam Kerja Sama Dengan Indonesia Tahun 2015-2022
Abstract
Hubungan diplomatik Uni Emirat Arab dan Indonesia telah berlangsung hampir
lima dekade terakhir. Namun, di awal pembukaan hubungan diplomatik kerja sama
antar kedua negara ini, masih sangat terbatas. Seiring dengan berjalannya waktu,
kerja sama ini mulai ekstensif terutama sejak tahun 2015 setelah Jokowi melakukan
kunjungan ke Uni Emirat Arab setelah itu Uni Emirat Arab menunjukkan
ketertarikannya terhadap Indonesia dengan gencar melakukan soft power di dalam
negeri. Kesepakatan demi kesepakatan telah ditandatangani, tidak hanya di sektor
ekonomi, politik, dan keamanan akan tetapi juga merambah pada bidang lain.
Fenomena kerja sama yang semakin meningkat ini merupakan salah satu bentuk
keberhasilan soft power yang dilakukan Uni Emirat Arab terhadap Indonesia. Oleh
karena itu penelitian ini akan melihat bagaimana strategi soft power Uni Emirat
Arab terhadap Indonesia pada tahun 2015-2022. Adapun, konsep yang digunakan
yaitu konsep soft power dari gagasan Joshua Kurlantzick dengan menggunakan
empat indikator penting yang meliputi kerja sama pendidikan, budaya, keagamaan
hingga bantuan sosial.
Collections
- International Relations [927]
