• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    pengaruh stabilisasi tanah lempung menggunakan kapur tohor dan fly ash terhadap parameter nilai cbr (california bearing ratio) dan swelling (the effect of clay stabilzation using tohor chalk and fly ash on cbr parameters) and swelling

    Thumbnail
    View/Open
    16511044.pdf (3.978Mb)
    Date
    2022-08-10
    Author
    BUDI SETIYONO
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah merupakan bagian yang penting dalam setiap pekerjaan konstruksi, karena tanah berfungsi menerima dan menahan beban dari struktur diatasnya, sehingga tanah harus memiliki daya dukung yang baik. Tanah lempung memiliki potensi kembang susut yang tinggi jika terjadi perubahan kadar air. Penilitian yang dilakukan ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan kapur tohor dan fly ash terhadap nilai CBR dan swelling pada tanah yang berasal dari Desa Guli, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah. Penelitian yang dilakukan meliputi, pengujian properties tanah, analisis granuler, batas batas konsistensi, dan pemadatan tanah. Kemudian dilakukan pengujian CBR unsoaked dan CBR soaked dengan menggunakan variasi yang berbeda beda mulai dari 10% kapur tohor, 15% fly ash, 18% fly ash, dan 22% fly ash. Terakhir variasi campuran antara 10% kapur tohor dan 15% fly ash, 18% fly ash, dan 22% fly ash. Masa pemeraman 1, 7, 14, dan perendaman selama 4 hari, dan terakhir pengujian swelling. Hasil penelitian diperoleh berdasarakan klasifikasi AASHTO tanah yang digunakan termasuk dalam kelompok A-7-5 yang memiliki tanah berlempung dengan sifat cukup baik hingga buruk. Hasil pengujian CBR tanah asli unsoaked sebesar 6,347%, dan CBR tanah asli soaked sebesar 1,853%. Pengujian swelling tanah asli sebesar 5,383%. Penambahan 22% fly ash meningkatkan nilai CBR unsoaked pada pemeraman 14 hari dari tanah asli sebesar 6,347% menjadi 20,989%, sedangkan nilai CBR soaked menurun menjadi sebesar 3,011%. Penambahan fly ash menurunkan nilai swelling tanah menjadi 1,618%. Penambahan 10% kapur tohor meningkatkan nilai CBR unsoaked sebesar 61,391%, sedangkan untuk CBR soaked menjadi sebesar 41,7%. Penambahan kapur tohor sangat menurunkan nilai swelling tanah menjadi 0%. Penambahan 22% fly ash + 10% kapur tohor meningkatkan nilai CBR unsoaked sebesar 82,658%, sedangkan nilai CBR soaked sebesar 75,06%. Penambahan 22% fly ash + 10% kapur tohor menurunkan nilai swelling menjadi 0%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/40562
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV