• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Distribusi Dan Determinan Kasus Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Muntilan Kabupaten Magelang Tahun 2019

    Thumbnail
    Date
    2021-07-12
    Author
    Mirza, Liana 17711030
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    BBLR merupakan berat badan saat lahir yang kurang dari 2.500 gram tanpa memandang usia gestasi dan keadaan ini mampu membawa risiko kematian, gangguan pertumbuhan dan gangguan perkembangan anak, termasuk dapat berisiko untuk masa depan dari anak tersebut. BBLR mempunyai risiko kematian 20 kali lipat lebih besar di bandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan normal dan terdapat lebih dari 20 juta bayi di seluruh dunia lahir dengan BBLR dan 95.6% bayi BBLR lahir di negara yang sedang berkembang dengan salah satu contoh negara Indonesia. Faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian BBLR seperti usia ibu yang berperan dalam keadaan bayi di kandungannya, Pendidikan ibu, paritas atau jumlah anak yang telah di lahirkan, anemia kehamilan, dan jenis kelamin bayi. Berdasarkan latar belakang di atas, perlu dilakukan analisis mengenai distribusi dan determinan kasus BBLR di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2019. Tujuan Penelitian : mengetahui distribusi dan determinan kasus berat badan lahir rendah di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2019. Metode Penelitian : Penelitian merupakan studi analitik observasional dengan desain case-control yang menggunakan data sekunder RSUD Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2019 dengan teknik total sampling dimana besar sampel sejumlah 100 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel penelitian yaitu variabel bebas antara lain waktu, tempat, usia ibu, Pendidikan ibu, jumlah paritas, anemia kehamilan, dan jenis kelamin bayi di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2019, sedangkan variabel terikat adalah Wanita melahirkan dengan bayi BBLR. Analisis data menggunakan analisis univariat yaitu tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat yaitu uji Chi-square, dan analisis multivariat yaitu regresi logistik. Hasil : Dari 50 kasus BBLR yang ditemukan di RSUD Muntilan, 33 kasus terbanyak (66,7%) di antaranya berasal dari Kabupaten Magelang, paling banyak terjadi pada bulan mei dengan 9 kasus BBLR. Analisis bivariat memperoleh hasil usia ibu (P = 0.01), Pendidikan ibu (P = 0.021), Paritas (P = 0.072), Anemia Kehamilan (P = 0.235) dan Jenis kelamin bayi (P = 0.151). Analisis Multivariat memperoleh hasil usia ibu melahirkan (P = 0.005, OR = 3.377) dan Pendidikan ibu (P = 0.077, OR = 2.245). Kesimpulan : Distribusi kasus terbanyak dari Magelang, di bulan Mei 2019. Usia ibu saat melahirkan, tingkat Pendidikan ibu merupakan determinan kasus BBLR di RSUD Muntilan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/40528
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV