• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Ekstrak Etanol Jintan Hitam Dalam Sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System Terhadap Histopatologi Aorta Rattus Norvegicus Pasca Induksi Diabetes Melitus Dengan Aloksan

    Thumbnail
    Date
    2022-05-19
    Author
    Linuwih, Prabaswara Ulung 18711147
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang dapat menyebabkan komplikasi penyakit jantung koroner melalui penyumbatan alirah darah yang disebabkan oleh aterosklerosis. Pengobatan diabetes melitus saat ini masih menggunakan obat-obatan yang memiliki efek samping dan tidak memeperbaiki plak. Oleh karena itu, pengobatan alternatif menggunakan jintam hitam. Namun terdapat beberapa kelemahan jintan hitam seperti mudah larut dalam air melalui rute oral. Maka dari itu dikembangkan teknologi bernama Self Nanoemulsying Drug Delivery System (SNEDDS) yang mampu meningkatkan bioavailbilitas. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak jintan hitam dalam SNEDDS dibandingkan dengan ekstrak jintan hitam tanpa SNEDDS terhadap ketebalan aorta Rattus norvegicus pasca induksi Diabetes melitus dengan aloksan. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah penelitian true-eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Kelompok perlakuan diinduksi diabetes menggunakan aloksan dengan dosis 150 mg/KgBB secara intraperitoneal. Intervensi dilakukan selama 30 hari secara peroral dengan diberikan glibenclamide, plasebo, ekstrak jintan hitam dan ekstrak jintan hitam dalam sediaan SNEDDS. Perhitungan jumlah sel piramid hipokampus dilakukan dengan pembuatan preparat hematoxylin eosin (HE) dan diamati dibawah mikroskop. Analisis data hasil perhitungan menggunakan ONE WAY ANOVA. Hasil: Hasil pengukuran ketebalan aorta didapatkan rerata kelompok P4 (90,961 ± 5,38 µm). Kemudian diikuti oleh K+F ((90,853 ± 12,4 µm), P1 (89,505 ± 18,5 µm), P2 (88,980 ± 8,27 µm), P3 (88,602 ± 4,31 µm), K- (88,045 ± 17,2 µm), dan terakhir adalah K+P (87,808 ± 11,8 µm). Kesimpulan: Pengaruh ekstrak etanol jintan hitam dalam bentuk sediaan SNEDDS tidak lebih baik dibandingkan ekstrak etanol jintan hitam tanpa SNEDDS terhadap ketebalan aorta rattus norvegicus
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/40387
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV