• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    Date
    2021-05-04
    Author
    Virginia, Adelia Tasya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Pneumonia menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara berkembang. Pneumonia didefinisikan sebagai infeksi akut pada paruparu yang menyebabkan alveoli terisi cairan dan pus (nanah), serta menimbulkan kesulitan bernafas dan penurunan kadar oksigen yang dihirup. Faktor risiko pneumonia pada balita antara lain status gizi, umur, berat badan lahir rendah (BBLR), pemberian ASI ekslusif yang tidak tuntas, polusi udara, imunisasi yang tidak lengkap, jenis kelamin, pendidikan orang tua yang rendah, serta kepadatan tempat tinggal. Status gizi merupakan salah satu faktor risiko penting pada kejadian pneumonia balita. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross-sectional untuk mempelajari hubungan status gizi dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta. Variabel penelitian terdiri atas variabel bebas, yaitu status gizi berisiko (gizi kurang dan gizi buruk) dan status gizi tidak berisiko (gizi baik), serta variabel terikat yaitu penyakit pneumonia. Analisis data menggunakan analisis bivariat yaitu uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antarvariabel. Hasil: Hubungan status gizi menurut berat badan terhadap usia yang didapatkan adalah signifikan yaitu p-value 0,000 (p value <0,05). Hasil yang serupa juga didapat dari uji Fisher Exact, dengan p-value 0,001 (<0,05). Uji Chi-Square yang dilakukan terhadap jenis kelamin dan kejadian pneumonia menunjukkan hasil yang tidak signifikan, yaitu p-value 0,201. Uji Chi-Square yang dilakukan terhadap usia dan kejadian pneumonia menunjukkan hasil yang tidak signifikan, yaitu p-value 0,162 (p-value >0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi berisiko (gizi kurang dan gizi buruk) terhadap kejadian pneumonia pada balita (p value <0,05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan usia terhadap kejadian pneumonia pada balita (p value >0,05).
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/40259
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV