• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Validasi Metode Uji Kandungan Amonia Pada Sungai Jetis Dan Sungai Banyuputih Secara Spektrofotometri Uv-Visible Di Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga

    Thumbnail
    View/Open
    19231028.pdf (227.0Kb)
    Date
    2022-07-06
    Author
    FAIHA ARIIQAH AFAAF
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan validasi metode untuk menentukan kadar konsentrasi amonia dalam sampel air sungai. Penentuan kadar amonia dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Visible dengan metode fenat berdasarkan SNI 06.6989.302005 dengan parameter validasi meliputi linearitas, batas deteksi, batas kuatitasi, presisi, akurasi, dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Metode fenat untuk penentuan kadar amonia pada air merupakan metode yang baku tertulis dalam SNI 06.6989.30-2005. Berdasarkan hasil dari penelitian yang didapat kandungan amonia Jetis 1 0,2165 ± 0,0379 mg/L, Jetis 2 (0,2205 ± 0,0378) mg/L, Jetis 3 (1,4975 ± 0,0487) mg/L, Jetis 4 (0,2565 ± 0,0374) mg/L, Banyuputih 1 (1,0569 ± 0,0398) mg/L, Banyuputih 2 (1,3982 ± 0,0464) mg/L, Banyuputih 3 (0,5433 ± 0,0358) mg/L, Banyuputih 4 (0,3102 ± 0,0369) mg/L, dengan koefisien korelasi (r) 0,9989 dan koefisien determinasi (R²) 0,9994. Nilai Batas deteksi yang diperoleh sebesar 0,0645 mg/L dan Batas kuatitasi diperoleh sebesar 0,2150 mg/L, presisi %RPD yang diperoleh Jetis 1 2,77%, Jetis 2 7,77%, Jetis 3 5,44%, Jetis 4 5,46%, Banyuputih 1 4,83%, Banyuputih 2 3,65%, Banyuputih 3 2,94%, Banyuputih 4 2,26%.Nilai akurasi %Recovery yang diperoleh Jetis 1 86,57%, Jetis 2 112,88%, Jetis 3 101,82%, Jetis 4 109,83%, Banyuputih 1 86,18%, Banyuputih 2 86,57%, Banyuputih 3 98,01%, Banyuputih 4 89,62%, dari hasil yang didapatkan menunjukkan kandungan amonia pada air sungai tinggi melebihi baku mutu, maka perlu ada evaluasi lingkungan dan penanganan lebih lanjut untuk mencegah pemasalahan pada ekosistem air sungai yang berada di Kota Salatiga.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39965
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV