• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Perbandingan Metode Istinbāṭ Hukum Islam Nahdlatul Ulama dan Majelis Mujahidin Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    19913066.pdf (3.607Mb)
    Date
    2022-02-21
    Author
    Fadhilah, Naily
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia merupakan negara majemuk dan beragama, dengan populasi penduduk mayoritas beragama Islam. Namun bukan berarti Indonesia adalah negara Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin besar pengikut ajaran Islam di suatu negara, akan semakin banyak pula bermunculan organisasiorganisasi keagamaan yang beragam seperti halnya di Indonesia. Banyak organisasi Islam yang muncul di Indonesia dengan ideologi dan metodologi istinbāṭ hukum Islam yang beragam. Hal tersebut dapat dilihat adanya isu antara organisasi Islam mainstream dan organisasi Islam non-mainstream tentang gagasan penerapan syariah Islam secara formal dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia, yang mana dalam hal ini adalah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam mainstream dan Majelis Mujahidin Indonesia sebagai organisasi Islam non-mainstream. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis metodologi istinbāṭ hukum Nahdlatul Ulama dan Majelis Mujahidin Indonesia, serta faktor yang melatarbelakangi pemikiran metode istinbāṭ hukum kedua organisasi tersebut. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif dan historis- sosiologis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa metode istinbāṭ hukum yang digunakan secara berjenjang oleh Nahdlatul Ulama dalam Bahtsul Masail, yaitu: Qauli, ilhaqy, dan manhajy. Namun pada dekade terakhir ini juga menggunakan metode istinbāṭ istiṣlāḥi. Sedangkan metode istinbāṭ hukum yang digunakan Majelis Mujahidin Indonesia adalah metode bayani. Adapun Pemikiran dalam metode istinbāṭ hukum Nahdlatul Ulama dan Majelis Mujahidin Indonesia dilatarbelakangi oleh dua faktor yaitu: Faktor intenal, riwayat pendidikan pendiri ataupun para tokoh ulama Nahldatul Ulama dan Majelis Mujahidin Indonesia. Faktor eksternal, dilatarbelakangi oleh kondisi sosio-historis berdirinya Nahdlatul Ulama dan Majelis Mujahidin Indonesia.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39850
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV