• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Kualitas Tidur terhadap Kejadian Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

    Thumbnail
    Date
    2021
    Author
    Suwandi, Ditha Melania
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Burnout merupakan suatu fenomena psikologis yang melibatkan kelelahan fisik dan emosional, depersonalisasi, serta rendahnya efikasi akademik. Selain umum ditemukan pada pekerja yang berorientasi pada masyarakat, burnout juga ditemukan pada mahasiswa kedokteran dengan prevalensi 44,2% di seluruh dunia. Tingginya beban akademik seringkali membuat mahasiswa melupakan gaya hidup yang sehat seperti tidur yang baik. Kemungkinan dampak buruk jangka pendek pada tubuh dan otak karena terganggunya kualitas tidur ialah kelelahan, rasa kantuk, dan gangguan fungsi kognitif. Gejala-gejala tersebut memiliki kemiripan dan atau dapat memicu timbulnya gejala-gejala yang memenuhi karakteristik burnout. Bila tidak ditangani dengan baik, burnout dapat memperburuk kinerja akademis, menambah tingkat putus sekolah, menurunkan rasa empati, gangguan profesionalitas, distres fisik dan psikologis, bahkan pada keadaan yang lebih buruk lagi bisa memunculkan gagasan untuk bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap kejadian burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII). Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap kejadian burnout pada mahasiswa FK UII Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan metode cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif FK UII. Terdapat 156 subjek yang berpartisipasi sampai akhir penelitian. Dilakukan pengukuran kualitas tidur, burnout, gejala depresi dan kecemasan, serta data demografik menggunakan kuesioner yang disebar secara daring. Sampel dianalisis dengan menggunakan analisis bivariat chi-square dan analisis multivariat regresi logistik. Hasil: Terdapat 69,9% mahasiswa dengan kualitas tidur yang buruk dan 32,7% mahasiswa yang mengalami burnout. Berdasarkan hasil analisis multivariat terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur yang buruk terhadap kejadian burnout (p=0,022; OR 4,049; IC 1,224 – 13,401), dan gejala depresi terhadap kejadian burnout (p = 0,000; OR 11,876; IC 5,092 – 27,699) pada mahasiswa FK UII. Kesimpulan: Terdapat hubungan kualitas tidur yang buruk dan gejala depresi terhadap kejadian burnout pada mahasiswa FK UII.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39747
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV