• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manajemen Risiko Rantai Pasok Produk Halal Pada Royan Chicken Processing Yogyakarta Dalam Perspektif Ekonomi Islam

    Thumbnail
    View/Open
    18913012.pdf (2.611Mb)
    Date
    2022-04-12
    Author
    Widyaningsih, Dwi Ayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan yang pesat terjadi pada industri halal dalam beberapa tahun ini. Tersebar dibanyak negara , bahkan dinegara dengan penduduk muslim minoritas. 2 Halal dijadikan indikator universal dalam jaminan kualitas produk dan standar hidup. Biasanya halal hanya dikaitkan dengan hal-hal kebendaan saja. Meskipun demikian, dalam islam halal merupakan kewajiban dan hal sakral yang meliputi perbuatan serta pekerjaan atau biasa disebut dengan Muamalah. Mengkonsumsi makanan dan minuman halal merupakan perintah Allah. Dalam Perspektif islam produk halal yaitu produk yang sesuai syariah dan tidak melibatkan bahan yang berbahaya serta dilarang. Dalam Perspektif islam produk halal yaitu produk yang sesuai syariah dan tidak melibatkan bahan yang berbahaya serta dilarang. Makanan halal menurut konsep islam harus memenuhi persyaratan syariah. Dewasa ini makanan halal telah banyak ditemukan di pasar, akan tetapi penyebaran makanan yang tidak jelas kehalalannya juga dapat ditemukan oleh konsumen3. untuk itu jaminan akan kehalalan tehadap makanan diperlukan konsumen untuk makanan harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko rantai pasok halal dan cara memitigasinya. Metode House of Risk digunakan dalam penelitian ini, yang merupakan integrasi dari metode Failure Models and Effect Analysis (FMEA). Penentuan HOR bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan merancang strategi penanganan untuk mengurangi probabilitas kemunculan dari agen risiko dengan memberikan tindakan pencegahan pada agen risiko. hasil penelitian persentasenya agen risiko yang dijadikan sebagai penyebab utama. Yaitu agen risiko A26, (Ruang Produksi Sempit) dengan presentase 12%, A27 dengan presentase 12%(Over Stock Capacity), A20 (Adanya kelalaian dari petugas dalam mengikuti pekerjaan atau SOP), A31 (Produk rusak dalam pengiriman), A32 (Kendaraan pengantar yang kurang baik), A34 (Ganti rugi perusahaan terhadap konsumen, karena tidak sesuai dengan permintaan konsumen). Setelah itu dilakukan perhitungan urutan preventive action sebagai arahan bagi perusahaan untuk memperbaiki sitem operasional, untuk mengetahui tingkat keefektifan dalam preventive action. Dengan demikian pentingnya manajemen halal pada rantai pasok produksi yang tidak hanya terletak pada bahan baku, akan tetapi proses dan pengerjaan bahan baku sampai menjadi suatu produk. Dengan makin berkembangnya teknologi, sehingga memudahkan dalam mengolah bahan mentah menjadi barang jadi, oleh sebab itu sangat penting untuk diperhatikan proses dalam pengolahan terutama makanan karena harus seuai dengan kaidah-kaidah islam.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39733
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV