• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Biological Nutrient Removal (Bnr) Dari Ipal Domestik Menggunakan Proses University Of Cape Town (Uct) Melalui Pendekatan Model Simulasi Menggunakan Software Stoat

    Thumbnail
    View/Open
    18513070.pdf (4.622Mb)
    Date
    2022-04-15
    Author
    RESTI FADIA FANEDLI
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    kondisi anoksik, Polyphosphate-Accumulating Organisms (PAO) akan menggunakan Polyphosphate (P2O7) sebagai sumber energi dan akan melepaskan senyawa fosfor dalam bentuk Orthophosphate (PO4 -3 ). Pada kondisi aerobik, Polyphosphate-Accumulating Organisms (PAO) akan menggunakan Orthophosphate (PO4 -3 ) dalam melakukan metabolisme sehingga akan terbentuk sel baru. Dari dua teknologi yang dilakukan, akan dinilai performa yang lebih baik dalam penyisihan nutrien. Terdapat dua skenario yang akan dilakukan dalam merencanakan IPAL X secara manual terhadap kedua teknologi yang digunakan, kemudian akan dilakukan simulasi penyisihan nutrient menggunakan bantuan Software STOAT 5.0. Hasil simulasi pada kedua teknologi menggunakan Software STOAT akan dilakukan Analisa dengan metode Analisa SWOT. Hasil simulasi yang sudah dilakukan menggunakan Software STOAT 5.0 pada persentase removal parameter Total P dan Total N metode lumpur aktif UCT memiliki persentase removal yang baik dibandingkan metode lumpur aktif konvensional. Pada metode lumpur aktif UCT dalam melakukan penyisihan parameter TP dan TN memperoleh efisiensi penyisihan sebesar 66% dan 84%, sedangkan pada lumpur aktif konvensional dalam melakukan penyisihan parameter TP dan TN memperoleh efisiensi penyisihan sebesar 2.02% dan 25%. Hasil Analisa SWOT menunjukkan bahwa teknologi lumpur aktif modifikasi University of Cape Town (UCT) memiliki kualitas effluent yang lebih baik dan berada di bawah baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 68 Tahun 2016. Hasil simulasi penyisihan TP dan TN pada teknologi UCT sudah memenuhi baku mutu dari beberapa negara. Teknologi lumpur aktif modifikasi UCT memiliki performa lebih baik dalam penyisihan kadar nitrogen dan fosfor.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39382
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV