• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Validasi Metode Penentuan Boron Menggunakan Icp-Oes Di Laboratorium Pertamina Geothermal Energy Kamojang

    Thumbnail
    View/Open
    19231074.pdf (599.1Kb)
    Date
    2022-05-27
    Author
    OKTAVIA ISMA ROBBIKA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian mengenai validasi metode penentuan unsur boron menggunakan ICP-OES di Laboratorium Pertamina Geothermal Energi Kamojang. Sampel yang digunakan merupakan sampel manifestasi yang berupa mata air panas dari panas bumi. Pengujian ini ditandai dengan adanya mata air panas yang muncul ke permukaan tanah dipengaruhi oleh interaksi antara fluida dengan batuan dalam keadaan panas bercampur dengan air permukaan. Penentuan boron menggunakan ICP-OES menggunakan metode EPA.200.7.REVISION 4.4 yang telah dimodifikasi, maka perlu dilakukan validasi metode terlebih dahulu. Validasi metode dilakukan dengan melakukan penentuan lineritas, limit deteksi, limit kuantifikasi, presisi, akurasi, dan estimasi ketidakpastian pengukuran pada satandar dengan konsentrasi tertinggi, tengah, dan terendah. Semua hasil parameter yang diuji pada uji standar boron telah memenuhi syarat keberterimaan yang ditetapkan oleh Association of Official Analytical Chemists. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lineritas 0,9996 yang memiliki kesesuaian dengan syarat keberterimaan dengan LOD 1,24 ppm dan LOQ 4,13 ppm. Hasil pengujian presisi pada standar dengan konsentrasi 1,5 ppm, 5,0 ppm, dan 7,5 ppm didaptkan hasil %RSD berturut-turut sebesar 0,44%, 0,54%, dan 0,14%, hasil akurasi yaitu 97,23% dan % recovery 101,84%. Hasil pengujian menunjukkan konsentrasi boron dalam contoh adalah 0,0655 ± 1,88 mg/L. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001, konsentrasi maksimal pada boron yaitu 1 mg/L maka hasil tersebut tidak dapat diterima karena melebihi batas konsentrasi boron yang telah ditetapkan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39360
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV