• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Distribusi Spasial Logam Pada Air Tanah Dengan Metode Perbandingan Interpolasi Di Daerah Kontaminasi Air Asam Kawah Ijen Situbondo, Jawa Timur

    Thumbnail
    View/Open
    18513014.pdf (3.205Mb)
    Date
    2022-06-09
    Author
    AUNIATUL AULIA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Aktivitas vulkanik menyumbang logam serta berkontribusi dalam menurunkan kualitas air tanah di daerah kontaminasi aliran air asam Kawah Ijen dan sekitarnya. Pemilihan metode interpolasi yang tepat membantu dalam menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi dan proses pengambilan keputusan yang berpengaruh terhadap informasi mitigasi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat akurasi beberapa teknik interpolasi, menganalisis kemungkinan sumber polutan logam dalam air tanah, menganalisis potensi kesehatan masyarakat terhadap paparan zona sebaran logam. Dalam penelitian ini 18 sampel dan 6 parameter (Fe, Zn, Mn, Pb, Cd, dan Cu) digunakan untuk menghasilkan peta interpolasi dan sebaran distribusi spasial serta menghasilkan analisis risiko kesehatan. Distribusi spasial elemen-elemen ini diidentifikasi menggunakan Inverse Distance Weighting (IDW) dan Universal Kriging (UK). Korelasi logam dengan jarak jaringan asam (Sungai Banyuputih dan saluran irigasi) yang diduga menjadi sumber utama logam dianalisis menggunakan analisis Pearson. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa model IDW merupakan metode interpolasi terbaik untuk Cu, Cd, dan Pb. Sedangkan model UK merupakan metode interpolasi terbaik untuk Fe, Mn, dan Zn. Analisis korelasi logam dengan jaringan asam dan netral menunjukkan bahwa Pb berkorelasi dengan drainase asam dan sungai asam, sedangkan Mn, Cu, dan Cd tidak dipengaruhi oleh jaringan asam, sehingga mengindikasikan bahwa sumber logam tersebut tidak berasal dari jaringan asam. Selanjutnya Fe, Pb, dan Cd berpotensi tidak aman dan berisiko non karsinogenik pada semua area, yaitu zona bahaya sangat rendah hingga sangat tinggi dan Cd berpotensi tidak aman dan berisiko karsinogenik pada kategori zona sangat tinggi untuk dewasa.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39040
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV