• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efek Rokok Dan Vape Terhadap Kadar Glukosa Tikus Galur Wistar (Rattus Novergicus) Yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak

    Thumbnail
    Date
    2021-12-31
    Author
    Zaky, Muhammad / 18711045
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Merokok dan makan makanan yang mengandung tinggi lemak atau High Fat Diet (HFD) merupakan faktor risiko gangguan metabolik diantaranya adalah hiperglikemia. Adapun pada gangguan metabolik tersebut terjadi karena penghambatan sekresi insulin oleh adanya induksi apoptosis sel β pankreas serta respon inflamasi metabolik berupa lipotoksisitas yang memainkan peran dalam kerusakan sel β pankreas .Dalam konteks epidemiologi, prevalensi terjadinya sindroma metabolik berupa Diabetes Melitus tipe 2 (DM tipe 2) sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok dan diet tinggi lemak, serta keduanya memiliki memiliki relevansi penyebab utama masalah gangguan metabolik di masyarakat. Tujuan penelitian: Mengetahui efek paparan rokok dan vape terhadap kadar glukosa darah tikus Rattus norvegicus yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode: Metode yang digunakan adalah post-test only randomized control group design. Kelompok perlakuan diberikan intervensi paparan asap dan uap dari rokok dan vape berturut-turut dengan dosis masing-masing 12 mg/mL secara inhalasi. Kemudian pasca intervensi rokok dan vape kemudian diberikan induksi HFD dengan kadar 45% Kcal/gBB secara peroral. Intervensi rokok dan vape yang diberikan secara simultan dengan induksi HFD dilakukan selama 30 hari. Pengambilan dan pengukuran kadar glukosa berturut-turut diambil melalui teknik pungsi jantung serta diukur menggunakan alat EasyTouch® GCU. Terakhir analisis data menggunakan ONE WAY ANOVA. Hasil: Kadar glukosa darah pada kelompok (R) memiliki nilai rerata sebesar 139,1± 16,5 mg/dL, kelompok (I) memiliki nilai rerata kadar glukosa darah sebesar 136,5± 26,4 mg/dL, kelompok (N) memiliki rerata kadar glukosa darah 97,8± 1,3 mg/dL. kelompok (V) memiliki rerata kadar glukosa darah 94,8± 2,2 mg/dL. Kadar kolesterol total pada kelompok (R) dengan nilai rerata sebesar 208,5 ± 4,5 mg/dL, pada kelompok (I) memiliki nilai rerata kadar kolesterol total sebesar 117,4 ± 5,7mg/dL, kelompok (V) memiliki nilai rerata kadar kolesterol total sebesar 156,5± 5,2 mg/dL dan kelompok (N) memiliki nilai rerata kadar kolesterol total terendah atau sebesar 94,8 ± 3,7 mg/dL. Kesimpulan: Kadar glukosa darah kelompok yang mendapatkan paparan asap rokok lebih tinggi dibandingkan kelompok paparan uap vape yang sama-sama diberikan secara simultan dengan intervensi diet tinggi lemak atau HFD.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39005
    Collections
    • Medical Education [2934]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV