Show simple item record

dc.contributor.advisorWahyudi Budi Pramono, S.T., M.Eng.
dc.contributor.authorZurid Enggiarbayu
dc.date.accessioned2017-11-01T06:38:27Z
dc.date.available2017-11-01T06:38:27Z
dc.date.issued2016-08
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/3886
dc.description.abstractPasokan energi listrik ke pelanggan diusahakan tetap berjalan atau meminimalisir pemadaman dengan penyediaan daya listrik atau kapasitas pembangkitan di atas kapasitas beban puncak. Dimana apabila terjadi pemadaman yang disebabkan suplai dari PLN berkurang, untuk itu dibutuhkan alternatif dari sumber lain. Salah satunya adalah dengan sumber alternatif membeli listrik pada captive power plant. Pada tugas akhir ini dilakukan analisis kapasitas daya listrik dari captive power plant. Captive power plant merupakan pelanggan yang memiliki cadangan listrik yang besar atau pembangkit sendiri yang berupa genset yang digunakan untuk menyuplai daya listrik, bilamana terjadi pemadaman dari PLN. Setelah dilakukan analisis, maka daerah wilayah jajar 9 memiliki kelebihan daya yang cukup berlimpah untuk menyuplai kebutuhan daya pelanggan sebesar 10,05 MVA dikarenakan total daya yang terukur di daerah jajar 9 sebesar 3,36 MVA. Perhitungan biaya PLN membeli listrik ke captive power ketika padam pada tahun 2014 sebesar Rp 336.719.552, Penghasilan PLN sebesar Rp 516.416.174 sehingga PLN mendapatkan keuntungan sebesar Rp 179.696.622 ketika membeli listrik ke captive power plant pada waktu padam dan biaya produksi captive power plant sebesar Rp 1.750.961.951.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleAnalisis Kapasitas Daya Listrik dari Captive Power Plant di PT PLN UPJ Area Surakartaen_US
dc.typeUndergraduate Thesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record