• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Faculty of Law
    • Master of Public Notary
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implikasi Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Yang Masih Dalam Proses Pemecahan Sertifikat Dan Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak

    Thumbnail
    View/Open
    17921053.pdf (1.242Mb)
    Date
    2022-01-29
    Author
    MUHAMMAD BILAL KURNIA RAMADHON
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam melakukan perjanjian jual beli hak atas tanah yang masih dalam proses pemecahan sertifikat, para pihak menggunakan perjanjian pengikatan jual beli atau PPJB sebelum dibuatnya Akta Jual Beli. PPJB ini hadir dalam praktik kenotariatan karena tidak diatur secara detail di Indonesia. Selain itu, penggunaan PPJB dalam praktik jual beli tanah dapat menimbulkan implikasi tersendiri bagi para pihaknya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis implikasi perjanjian pengikatan jual beli tanah yang masih dalam proses pemecahan sertifikat dan : perlindungan hukum dari penggunaan perjanjan pengikatan jual beli tanah yang masih dalam proses pemecahan sertifikat bagi para pihak. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan studi kepustakaan dengan menelusui data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Analisi data yang digunakan adalah analisi kualitatif serta menggunakan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa dengan digunakannya perjanjian pengikatan jual beli terhadap tanah yang masih dalam proses pemecahan sertifikat dapat memberikan potensi itikad buruk dari salah satu pihak untuk menggunakan PPJB tidak sebagaimana mestinya. Selain itu adanya kemungkinan pembatalan yang dilakukan oleh salah satu pihak yang dapat merugikan pihak lain karena sifat PPJB yang tidak mengakibatkan peralihan hak atas tanah. Perlindungan hukum yang dapat dilakukan baik itu bagi calon pembeli dan calon penjual ialah memberikan klausul didalam isi PPJB yang dapat melindungi kepentingan para pihak. Dari hasil studi ini, penulis memberikan saran agar penggunan perjanjian pengikatan jual beli di Indonesia harus diatur lebih lanjut dan mendetail. Hal ini berkaitan dengan kepentingan para pihak didalam penggunaan perjanjian pengikatan jual beli.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38614
    Collections
    • Master of Public Notary [142]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV