• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Isi Pemberitaan Media Kedulatan Rakyat Dan Kompas Mengenai Omnibus Law

    Thumbnail
    Date
    2022-02-25
    Author
    MUHAMMAD THEDO HARTANTO
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Omnibus law adalah undang-undang yang substansinya merevisi dan/atau mencabut banyak undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan isi pemberitaan media Kedaulatan Rakyat dan Kompas mengenai Omnibus law dan mendeskripsikan bagaimana pemerintah dicitrakan dalam pemberitaan media Kedaulatan Rakyat dan Kompas mengenai Omnibus Law. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian yang dipakai peneliti pada penelitian ini adalah metode analisis isi. Sebjek penelitian ini adalah pemberitaan media Kedaulatan Rakyat dan Kompas tentang Omnibus Law pada bulan September – Oktober 2020. Berita Omnibus Law Kompas diperoleh dari mengumpulkan berita dari situs kompas.id yang dilanggan oleh Prodi Komunikasi UII. Dengan menggunakan keyword Omnibus Law. Sementara itu berita Omnibus Law di Kedaulatan rakyat dikumpulkan dengan cara mengunduh dari website Kedaulatan Rakyat www.kr.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik paling banyak yang diberitakan oleh Kedaulatan Rakyat adalah tentang penolakan terhaap Omnibus Law. Narasumber di luar pemerintah yang paling banyak dikutip oleh adalah dari NGO. Narasumber pemerintah yang paling banyak dikutip adalah menteri. Pada pemberitaan Kedaulatan Rakyat, Omnibus Law paling banyak dicitrakan netral. Bentuk data yang disajikan adalah kualitatif. Topik paling banyak yang diberitakan oleh Kompas adalah tentang Dampak terhadap Omnibus Law. Narasumber di luar pemerintah yang paling banyak dikutip oleh adalah dari NGO. Narasumber pemerintah yang paling banyak dikutip adalah Polri dan unsur pemerintah lainnya. Pada pemberitaan Kompas, Omnibus Law paling banyak dicitrakan negatif. Bentuk data yang disajikan adalah kualitatif. Pada pemberitaan tentang Omnibus Law di Kedaulatan Rakyat, pemerintah lebih banyak dicitrakan netral, sedangkan pada Kompas, pemerintah lebih banyak dicitrakan netral.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/38002
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV