• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Hipertensi Dengan Mortalitas Covid-19 Di Rsud Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen

    Thumbnail
    Date
    2021-09-30
    Author
    Albab, Muhammad Ulil
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pandemi COVID-19 telah menyebar ke seluruh dunia selama hampir 2 tahun. Hipertensi menjadi salah satu komorbid paling umum pada pasien COVID-19. Kami meneliti untuk mencari hubungan antara hipertensi dengan mortalitas pasien COVID-19. Tujuan Penelitian : Untuk mencari hubungan antara hipertensi dengan mortalitas COVID-19 di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan 159 data rekam medis pasien COVID-19 di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen antara bulan Maret 2020 hingga Maret 2021, dengan kriteria inklusi : Pasien terdiagnosis COVID-19 dari hasil RT-PCR atau antigen test, berusia lebih dari 18 tahun, pasien yang sembuh dan meninggal. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, lama perawatan, jenis antivirus, saturasi oksigen, riwayat hipertensi, dan tekanan darah pada saat kedatangan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah mortalitas. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan uji regresi logistik untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil : Pada uji Chi-square didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p 0.604) dan riwayat hipertensi (p 0.378) dengan mortalitas COVID-19, tetapi didapatkan hasil signifikan antara lama perawatan pasien lebih dari 14 hari, penurunan saturasi oksigen kurang dari 93%, usia lebih dari 60 tahun, penggunaan Favipiravir dibandingkan Remdesivir, dan peningkatan tekanan darah pada saat kedatangan memiliki hubungan dengan mortalitas pasien COVID-19 (p 0.000; 0.000; 0.004; 0.021; 0.049). Pada uji regresi logistik menunjukkan bahwa lama perawatan lebih dari 14 hari, penurunan saturasi oksigen kurang dari 93%, berusia lebih dari 60 tahun, dan peningkatan tekanan darah berhubungan signifikan terhadap mortalitas (p 0,000; 0,000, 0,005 and 0,049). Kesimpulan : Riwayat hipertensi tidak berhubungan dengan mortalitas pasien COVID-19, tetapi peningkatan tekanan darah pada saat kedatangan berhubungan signifikan dengan mortalitas pasien, bersamaan dengan faktor lain yaitu usia lebih dari 60 tahun, penurunan saturasi oksigen dan lama perawatan lebih dari 14 hari.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37959
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV