• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peningkatan Kinerja Perusahaan Pertanian Organik Dengan Metode Scor Racetrack (Studi Kasus : Cv. Tani Organik Merapi)

    Thumbnail
    View/Open
    18916006.pdf (2.069Mb)
    Date
    2022-02-25
    Author
    BILLI SYUFRIAN
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada saat kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini mengakibatkan beberapa pelaku usaha terdampak dan merasa kesulitan dalam penjualan produk. Salah satunya CV. Tani Organik Merapi yang bergerak dibidang produksi sayuran organik, dimana pada masa pandemi Covid-19 membuat perusahaan tersebut menjadi menurun dalam penjualannya. Permasalahan yang terjadi pada CV. Tani Organik adalah produksi yang selalu stabil sedangkan penjualannya menurun. Hal tersebut seringkali menyebabkan berlebihnya produk setiap harinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi kinerja dalam peningkatan kinerja pada sektor Agility di CV. Tani Organik Merapi. Metode yang digunakan yaitu metode SCOR Racetrack versi 12.0 dengan memiliki 5 (lima) tahapan yaitu diantaranya Pre SCOR, Set the Scope, Configure the Supply Chain, Optimize Project dan Ready for Implementation. Cara yang dilakukan untuk pengambilan data adalah dengan cara observasi dan wawancara terhadap menejer dan karyawan CV. Tani Organik Merapi. Berdasarkan hasil dari analisis dan pembahasan metriks pada AG.2.2 Downside Flexibility (Make) terdapat gap sebesar 56,27 pcs per hari terhadap target produksinya. Analisis yang dilakukan terhadap metrik level 3 menunjukkan adanya gap pada AG.3.32 Number of Order Shipped sebesar 13 pcs perhari dan AG.3.38 Amount of Each Which are Manufactured sebesar 43,27 pcs perhari. Berdasarkan fishbone diagram dapat diketahui 6 (enam) masalah penyebab terjadinya gap dan selanjutnya ditentukan daftar improvement project. Usulan perbaikan yang akan dilakukan sesuai dengan prioritas pertama yaitu melakukan observasi tentang kondisi yang terjadi, mencari tenaga ahli dibidang perencanaan dan melakukan peramalan yang akurat. Prioritas Kedua yaitu melakukan sosialisasi tentang produk, melakukan pengawasan dan melakukan sosialisasi tentang penggunaan teknologi kepada mitra.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37948
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV