• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Pengaruh Puasa Dan Pembatasan Kalori Terhadap Kadar Malondialdehyde (Mda) Darah

    Thumbnail
    Date
    2021-11-10
    Author
    Pratama, Fuad Imam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Stress oksidatif merupakan kondisi ketidakseimbangan antara produksi Reactive Oxygen Nitrogen Species (RONS) dengan antioksidan dalam tubuh. Hal ini menimbulkan adanya modifikasi pada makromolekul seluler yang dapat digunakan sebagai marker atau penanda dari kondisi stress oksidatif. Malondialdehyde (MDA) merupakan produk sekunder dari peroksidasi lipid yang sering dijadikan sebagai penanda pada kondisi stress oksidatif maupun beberapa penyakit. Puasa maupun pembatasan kalori merupakan metode yang sering digunakan dalam upaya modifikasi gaya hidup. Scoping review ini bertujuan untuk melihat pengaruh puasa dan pembatasan kalori terhadap kadar malondialdehyde (MDA) darah. Metode: Sumber artikel yang digunakan dalam scoping review ini adalah original article dengan metode randomized controlled trial maupun non-randomized controlled trial pada manusia yang dipublikasikan setelah bulan April 2018 hingga 2021. Artikel yang digunakan baik dalam Bahasa Indonesia dan Inggris melalui database PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, serta Portal Garuda. Artikel hasil pencarian diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR untuk selanjutnya dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan scoping review. Hasil: Hasil pencarian terdapat 2 artikel yang menggunakan pembatasan kalori sebagai perlakuan dengan ketentuan jumlah kalori yang berbeda. Subjek penelitian juga memiliki riwayat penyakit serta usia yang turut memengaruhi kadar MDA dalam darah. Pembatasan kalori dapat memberikan penurunan MDA secara signifikan (p<0,001) meskipun perlu adanya pemantauan dan pengelolaan secara efektif untuk menghindari adanya kejadian rebound kadar MDA. Kesimpulan: Pembatasan kalori yang diikuti dengan pemantauan dan pengelolaan secara efektif mampu menurunkan serta mempertahankan penurunan kadar MDA dalam darah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37932
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV