• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pola Penggunaan Obat Anti Malaria Pada Pasien Malaria Tanpa Komplikasi Di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur Tahun 2016

    Thumbnail
    Date
    2020-06-01
    Author
    Ramadhan, Farhan Imam
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kasus resistensi artemisinin pertama kali dilaporkan pada tahun 2016 di kawasan Asia Tenggara. Akibat terjadinya kasus resistensi tersebut perlu dilakukan evaluasi ketepatan pemberian jenis obat dan ketepatan dosis obat anti malaria yang dapat menimbulkan kasus resistensi tersebut. Objektif: Tujuan penelitian ini untuk menggambaran pola ketepatan penggunaan obat anti malaria berdasarkan jenis obat dan dosis obat anti malaria di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur tahun 2016. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan teknik pengambilan data menggunakan data rekam medis. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Desember 2019 sampai Februari 2020. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu pasien rawat jalan dengan diagnosis malaria tanpa komplikasi tahun 2016 yang terkonfirmasi pemeriksaan apusan darah dan memiliki catatan rekam medis lengkap berupa jenis dan dosis penggunaan obat anti malaria. Hasil: Dari 175 pasien rawat jalan, pasien dengan infeksi Plasmodium tertinggi didominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 99 pasien (56,57%). Angka kejadian infeksi Plasmodium tertinggi terjadi pada kelompok usia ≥ 15 tahun sebanyak 59 pasien (33,71%). Jenis infeksi Plasmodium didominasi oleh Plasmodium vivax sebanyak 119 kasus (68,00%). Jenis obat anti malaria yang paling banyak digunakan adalah dihidroartemisinin-piperakuin (DHP)+primakuin (60,00%). Ketepatan penggunaan jenis obat anti malaria sebesar 60,00% dan ketepatan pemberian dosis obat anti malaria sebesar 47,43%. Kesimpulan: Ketepatan pemberian jenis obat dan ketepatan pemberian dosis obat anti malaria di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kasus resistensi.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37927
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV