• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Karakteristik Klinis Penderita Penyakit Covid-19 Di Kabupaten Kebumen

    Thumbnail
    Date
    2021-04-21
    Author
    Amien, Ilham
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi jenis baru yang pertama kali teridentifikasi di Wuhan, Provinsi Hubei, China bulan November 2019. Penyeberan dari COVID-19 sangatlah cepat hingga akhirnya World Health Organization (WHO) mendeklarasikan pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Transmisi person-to-person menjadi media utama penyebaran COVID-19 baik secara langsung atau tidak langsung. Kasus terkonfirmasi positif di Asia Tenggara per 24 Agustus 2020 tercatat sebanyak 3.533.807 orang dengan angka kematian sebanyak 67.455 orang. Tujuan Penelitian : Mengetahui karakteristik klinis penderita penyakit COVID-19 di Kabupaten Kebumen Metode Penelitian : Penelitian dengan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui data rekam medis di RS PKU Muhammadiyah Gombong, RSUD Kebumen dan RSUD Prembun. Data yang digunakan merupakan data pasien terkonfirmasi positif COVID-19 pertama kali dari bulan Maret 2020 hingga Oktober 2020 dengan metode total sampling. Data yang diambil adalah umur, jenis kelamin, riwayat kontak, gejala klinis, komorbid, riwayat merokok, pemeriksaan rontgen thorax dan pemeriksaan laboratorium. Hasil : Total sampel yang didapatkan yaitu 242. Rata-rata umur pasien 48 tahun dengan 52,9% dari pasien merupakan perempuan. 69,4% dari pasien memiliki riwayat kontak sebelumnya. Batuk (74%) menjadi gejala yang tersering dikeluhkan oleh pasien diikuti dengan malaise (55,8%), dyspnea (47,9%) dan demam (43,8%). Gejala yang paling jarang yaitu ageusia (0,8%). Pasien sebanyak 44,6% memiliki komorbiditas dengan hipertensi (19,4%) menjadi yang paling sering diikuti dengan diabetes melitus (16,9%) dan penyakit kardiovaskular (19%). Riwayat merokok ditemukan hanya 2,5% dari pasien. Rontgen thorax ditemukan adanya infiltrat atau konsolidasi sebanyak 52,5% dari pasien dengan distribusi paling banyak bilateral (51,2%). Biomarker NLR yang meningkat ditemukan pada 47,5% dari seluruh pasien. Kesimpulan : flu-like symptoms seperti batuk, malaise, dyspnea dan demam menjadi yang sering dikeluhkan oleh pasien dan rata-rata pasien memiliki riwayat kontak. Komorbiditas, abnormalitas rontgen thorax dan naiknya biomarker inflamasi NLR bisa menjadi faktor yang mempengaruhi prognosis pasien.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37925
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV