• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Potensi Kunyit (Curcuma Longa.) Sebagai Terapi Adjuvan Pada Penyakit Infeksi

    Thumbnail
    Date
    2021-12-06
    Author
    Hapsari, Widaningrum Ayu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyakit infeksi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas tertinggi di dunia. Antimikroba yang terdiri dari antibiotika (antibakteri), antivirus, antifungal, dan antiparasit banyak mengalami resistensi saat ini. Adanya resistensi antimikroba disertai dengan ketersediaan jenis antimikroba yang efektif menyebabkan terbatasnya pilihan intervensi dalam terapi infeksi. Kunyit kuning (Curcuma longa atau C. longa) merupakan bahan yang terbukti memiliki efikasi dalam melawan infeksi berbagai patogen dan mudah untuk didapatkan di Indonesia dengan harga terjangkau. Scoping review ini bertujuan untuk menelaah potensi C. longa sebagai terapi adjuvan pada penyakit infeksi. Metode: Sumber informasi yang digunakan berasal dari database Ovid, ScienceDirect, Taylor & Francis Online, ProQuest, JSTOR, PubMed, Springer Link, dan Google Scholar. Metode yang dipilih dalam artikel-artikel tersebut merupakan metode randomized controlled trial (RCT) secara klinis (pada manusia) maupun secara praklinis yang membandingkan efektivitas pemberian kombinasi antimikroba dan sediaan C. longa dengan efektivitas pemberian antimikroba tanpa kombinasi dari sediaan C. longa. Selain itu, artikel menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan dalam rentang tahun 2011-2021. Tahap seleksi artikel menggunakan skema yang disusun dalam Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Review (PRISMA-ScR). Hasil: Dari 16 artikel yang telah terseleksi, sediaan C. longa terbukti mampu meningkatkan efektivitas beberapa antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Candida albicans, Pseudomonas aeruginosa, Helicobacter pylori, methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Bacillus subtilis, Escherichia coli. Sediaan C. longa tidak terbukti efektif membantu asiklovir melawan bovine herpes virus 1 dan artemisinin melawan Plasmodium berghei. Namun, sediaan C. longa bersifat antagonis terhadap siprofloksasin dan kotrimoksazol dalam melawan Salmonella sp. Kombinasi CUR-rifampisin dan CUR-kotrimoksazol terbukti memiliki sifat concentration-dependent. Kesimpulan: Pemberian secara adjuvant sediaan C. longa dapat bersifat sinergistik atau antagonistik terhadap antimikroba standar, tergantung jenis antimikroba dan patogennya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37924
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV