• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerjaan Galian Dan Timbunan Proyek Konstruksi Jalan (Implementation Of Management System Of Occupational Health And Safety On Cut And Fill Job Road Construction Project)

    Thumbnail
    View/Open
    17511208.pdf (2.872Mb)
    Date
    2022-01-03
    Author
    LUTFI ANDRIAWAN PUTRA
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam setiap pekerjaan, faktor keselamatan kerja merupakan hal yang sangat penting. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diperlukan guna mengendalikan risiko yang terkait dengan aktivitas kerja sehingga pekerjaan dapat dikategorikan aman atau tidak. Dengan melakukan analisis sistem K3, dapat menguraikan tingkat risiko K3 dan pengendalian risiko terkait aktivitas kerja. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.1 Solo - Klaten (Sta 0+000 s.d Sta 22+300) yang bertujuan untuk mengetahui identifikasi bahaya, tingkat risiko dan pengendalian risiko yang harus dilakuan berdasarkan metode Hazard Identification Risk Assesment & Determining Control (HIRADC). Identifikasi bahaya dilakukan berdasarkan hasil observasi di lapangan dan wawancara dengan ahli, melakukan penilaian tingkat risiko menggunakan HIRADC, kemudian menentukan pengendalian yang harus diterapkan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk meminimalisir risiko bahaya. Hasil penelitian didapatkan dari 4 jenis pekerjaan dan total 17 bahaya, terdapat penurunan tingkat risiko setelah dilakukan pengendalian pada tingkat risiko ekstrim (E) sebanyak 4 bahaya (23,53%) menjadi 0 (0%), tingkat risiko tinggi (T) sebanyak 10 bahaya (58,82%) menjadi 4 (23,53%), tingkat risiko moderat (M) sebanyak 3 bahaya (17,65%) menjadi 4 (23,53%), dan tingkat risiko rendah (R) sebanyak 0 bahaya (0%) menjadi 9 (52,94%). pengendalian risiko yang dilakukan sesuai dengan hierarki K3 yaitu dengan cara eliminasi, substitusi, kontrol teknik, administrasi, dan alat pelindung diri (APD).
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37812
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV